
Keadaan rumah Bu Siti Aras, salah satu korban bencana sekitar satu bulan yang lalu
Cigombong (BogorUpdate.com) – Hampir genap satu bulan pasca bencana angin puting beliung disertai hujan yang merobohkan sebagian bangunan rumah warga di Kampung Pasir Menjul, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, tepatnya, Selasa (08/05/18) lalu, hingga saat ini tidak ada bantuan dalam bentuk apapun yang diterima oleh korban.
Pantauan Bogorupdate.com di lokasi, Kamis (7/6/18) kondisi rumah tinggal Siti Aras warga Kampung Pasir Menjul Rt 2 Rw 2, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang hampir separuh dinding bangunan bagian belakang rumahnya roboh itu, masih dalam keadaan seperti saat tertimpa bencana. Tampak puing-puing material dinding bangunan dan sebagian atap yang roboh masih berserakan. Sementara dinding yang bolong dari luar tembus ke bagian dapur hanya ditutup dengan kayu seadanya.
Menurut janda yang usianya telah memasuki kepala enam itu, kemampuan ekonominya yang sangat terbatas menjadi alasan utama ketidakmampuannya untuk memperbaiki rumahnya yang rusak akibat bencana. Sementara uluran tangan dari pemerintah daerah yang diharapkan, bagai hisapan jempol belaka. Korban bencana hanya dinina bobokan dengan hembusan angin surga. Kedatangan tim pendata serta juru foto pasca bencana, disinyalir hanya formalitas saja, tanpa ada realisasinya.
” Waktu itu memang ada petugas datang liat rumah saya, mereka liat trus ngambil foto. Tapi sampe sekarang gak ada bantuan apapun yang saya terima,” imbuh Siti Aras.
Informasi yang dihimpun bogorupdate.com di lapangan dari beberapa sumber, saat dana bantuan bencana turun dari pemerintah daerah, bantuan tersebut kerap dijadikan ladang “pemanfaatan” oleh para oknum petugas. Mulai dari pemotongan dana bantuan dengan dalih untuk biaya koordinasi, bahkan tak jarang dana bantuan itu tidak sampai kepada warga korban si penerima hak.
Menyikapi hal ini, Rahmat Syamsul Anwar Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) meminta agar pemerintah memberikan respon cepat terhadap korban.
” Harusnya hal ini di respon cepat oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor, jangan justeru diam. Apalagi korban sangat membutuhkan bantuan tersebut. Jangan malah di biarkan begitu saja padahal sudah tau keadaan si korban bencana. Apalagi ibu Siti Aras janda dan tingkat ekonominya lemah,” Ujar Along sapaan akrabnya.
Masih kata Along, terkait informasi adanya issu oknum tertentu memanfaatkan situasi yang dialami bu Siti maka harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.
” Selain itu saya meminta jika ada yang malah memanfaatkan keadaan, mencari kesempatan dalam kesempitan, jelas ini sudah keterlaluan. Pemerintah Harusnya membantu dengan maksimal. Oknum yang diduga memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan pribadi maka saya minta aparat penegak hukum turun untuk menyelidiki dan menindak oknum tersebut,” Tegas Along. (Tim)
Editor : Endi







