Otomotif, BogorUpdate.com, Setelah gempuran mobil listrik, pangsa pasar roda dua atau sepeda motor listrik juga mulai menggeliat. Sejumlah pabrikan dan produsen sepeda motor mulai melirik segmen ini, salah satunya Polytron.
Pabrikan yang dikenal dengan barang-barang elektroniknya ini perkenalkan motor listrik terbarunya, Polytron Fox R. Motor listrik ini bukan sekadar murah, tapi mindset changer.
Dari yang awalnya dianggap ribet, lelet, dan rawan masalah baterai, Fox R datang dengan satu jurus mematikan yang bikin semua pemain lain panas dingin.
Awalnya, Fox R dipasarkan di angka Rp 37,5 – 38 juta, normal untuk motor listrik kelas premium. Tapi Polytron punya strategi agresif yang bikin harga motornya turun drastis jadi Rp 20 jutaan.
Bukan discount abal–abal, tapi memangkas harga unit motor dengan memisahkan biaya baterai menggunakan sistem sewa Rp 200 ribu per bulan.
Kalau lolos subsidi motor listrik pemerintah (Rp 7 juta), harga motor ini bisa jatuh ke Rp 13,5 juta. Di titik ini, motor bensin bisa mulai menangis di pojokan.
Fox R pakai baterai lithium 3,7 kWh. Angka ini bukan main–main. Karena kapasitasnya besar, jarak tempuh juga auto panjang. Fox R dites dipakai keliling kota sejauh 37 km. Hasilnya? Baterai baru turun 29 persen.
Artinya, sekali cas bisa 120–150 km, tergantung gaya berkendara. Jarak segitu? Kantor – rumah – nongkrong – pulang lagi, masih sisa daya.
Polytron Fox R memiliki bodi yang cukup besar atau bongsor. Meski begitu, sepeda motor listrik ini cukup mumpuni. kaki–kaki sepeda motor listrik ini cukup baik ditambah dengan jok yang empuk, pengereman cakram depan belakang.
Posisi plat nomor dipasang di bawah windshield, bikin tampilan lebih elegan. Tarikan halus, bukan model ngamuk di awal lalu ngos–ngosan. Suspensi depan memang sedikit kaku kalau lewat jalan jelek, tombol sein belum auto center.
Tapi overall, sensasinya rasa motor Rp 40 juta dibungkus harga Rp 20 jutaan. Kalau motor bensin bangga dengan suara knalpot, Fox R bangga dengan ketenangan dan efisiensi.(ayu)







