Bogor, BogorUpdate.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menetapkam status siaga darurat bencana. Status ini berlaku bagi seluruh kota/kabupaten yang ada di provinsi tersebut, termasuk Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menanggapi status tersebut. Menurut tidak ada masalah dengan penetapan status siaga tersebut. Sebaliknya, hal itu menjadi pengingat bagi warga agar selalu waspada. Sebab, bencana bisa datang kapan saja dan sasarannya tidak pandang bulu.
Meski begitu, Pemkot Bogor tetap menyikapi hal itu dengan memperkuat mitigasi, seperti mengetahui jalur evakuasi, menghubungi nomor darurat, serta menyiapkan tas darurat.
Ia juga menyebut, satus darurat siaga bencana yang ditetapkan Pemprov Jabar sudah cukup untuk menjadi acuan untuk kita sosialisasikan kepada masyarakat.
Kota Bogor sendiri memiliki tiga potensi bencan, yakni longsor, banjor dan cuaca ekstrem dengan sebaran titik diseluruh kecamatan.
Namun, dari enam kecamatan yang ada, Tanah Sareal menjadi titik yang paling rawan terhadap risiko banjir.(ayu)












