Dua tokoh politik Kabupaten Bogor, Jonny Sirait dan Bayu Syahjohan saat melakukan pertemuan, Senin (2/3/26) malam. (Bogorupdate)
Politik, BogorUpdate.com – Sempat dikabarkan hubungannya renggang, dua tokoh politik Kabupaten Bogor, Jonny Sirait dan Bayu Syahjohan menepis kabar tersebut dengan melakukan pertemuan, Senin (2/3/26) malam.
Silaturahmi di bulan Ramadan antara “Abang dan Adek” itu berlangsung penuh kehangatan di kediaman Bayu Syahjohan. Sesekali, sambil berbincang-bincang keduanya saling lempar candaan sehingga tawa canda pun pecah.
Jonny yang kini bernaung di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku tetap menganggap Bayu Syahjohan guru politiknya. Sedangkan Bayu yang masih tercatat sebagai kader PDI Perjuangan menganggap Jonny sebagai adiknya.
“Jadi malam ini Banteng (Lambang PDI Perjuangan) dan Gajah (Lambang PSI) duduk bersama, tema nya bisa dibilang berdiskusi sambil menguatkan silaturahmi di bulan suci. Kami saling menyamakan persepsi,” ungkap Jonny, dengan senyum khasnya.
Jonny menegaskan, perbedaan politik adalah hal biasa, namun menjaga ikatan persaudaraan adalah prinsip yang harus tetap dijaga.
“Saya dengan pak Bayu itu sudah seperti keluarga sejak puluhan tahun lalu. Terlepas kemarin ada kabar kerenggangan, itu suatu dinamika. Namun malam ini, kami membuktikan bahwa kami tetap bersama,” ungkap Jonny.
Jonny mengatakan, lebih dari menjaga persaudaraan, hal penting pada pertemuan ini ialah menyamakan persepsi mengawal Kabupaten Bogor dibawah kepemimpinan Rudy Susmanto.
“Saya dengan pak bupati juga hubungannya sangat baik. Sebagai tokoh politik, dan masyarakat Kabupaten Bogor, tentu saya menginginkan agar Kabupaten Bogor terus maju. Terbukti, dengan kepemimpinan pak Rudy, Kabupaten Bogor makin istimewa dan gemilang,” tandas Jonny.
Sementara, Bayu Syahjohan mengaku sangat bahagia bisa kembali bercengkrama dengan sosok Jonny Sirait yang sudah dianggapnya sebagai saudara.
“Malam ini luar biasa, ditengah kesibukan masing-masing, kami menyempatkan diri melakukan pertemuan, bersilaturahmi yang menjadi simbol tali persaudaraan antara kami tidak pernah putus,” ungkap Bayu.
Ia berharap, pertemuan ini menjadi momentum untuk menguatkan kebersamaan baik dalam mengawal Kabupaten Bogor maupun di Pilpres 2029 nanti.
“Ada banyak agenda besar yang akan dihadapi, dan perbedaan partai menjadi simbol bahwa kami tetap saling melengkapi,” tandasnya. (**)













