Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Indocement Tetap Tangguh, Laba Kuartal I 2026 Tumbuh di Tengah Tekanan Industri

×

Indocement Tetap Tangguh, Laba Kuartal I 2026 Tumbuh di Tengah Tekanan Industri

Sebarkan artikel ini

Citeureup, BogorUpdate.com – Kinerja PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk pada kuartal pertama 2026 menunjukkan ketahanan di tengah tekanan industri yang masih tinggi.

Perseroan tetap mampu mencatat pertumbuhan laba sebesar 2,1 persen menjadi Rp215,2 miliar, meskipun volume penjualan domestik mengalami penurunan.

Di tengah pertumbuhan pasar semen nasional yang mencapai 4,6 persen, Indocement justru mencatat penurunan volume domestik sebesar 2,6 persen.

Penurunan ini terjadi baik pada segmen semen kantong yang turun 2,9 persen maupun semen curah yang melemah 1,9 persen, sehingga pangsa pasar domestik berada di level 28 persen.

Secara keseluruhan, volume penjualan semen dan klinker tercatat sebesar 4,44 juta ton atau tumbuh 1,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh lonjakan ekspor yang melonjak hingga 239 persen, di tengah melemahnya pasar domestik.

Dari sisi pendapatan, perseroan membukukan Rp3,84 triliun atau turun 3,3 persen secara tahunan. Penurunan ini sejalan dengan turunnya beban pokok pendapatan sebesar 3,9 persen, sehingga margin laba bruto tetap terjaga di level 28,6 persen.

Namun, beban usaha meningkat 3 persen akibat kenaikan biaya distribusi dan transportasi.

Di sisi lain, sejumlah komponen pendukung turut menopang kinerja. Pendapatan keuangan meningkat signifikan sebesar 154,2 persen, sementara kontribusi laba dari entitas asosiasi melonjak hingga 364,9 persen.

Beban pajak yang turun 6,7 persen juga membantu menjaga pertumbuhan laba tetap positif.

Perseroan juga mencatat posisi keuangan yang kuat dengan kas dan setara kas mencapai Rp5,1 triliun per 31 Maret 2026. Kondisi ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk menjaga stabilitas dan melanjutkan berbagai strategi ekspansi.

Sejumlah langkah korporasi turut dilakukan, termasuk penyelesaian program pembelian kembali saham tahap ketiga dengan total 66,2 juta saham atau setara 1,88 persen.

Perseroan juga akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 21 Mei 2026 untuk mengusulkan pembatalan sebagian saham treasuri sebagai bagian dari pengurangan modal.

Selain itu, Indocement menjalin kerja sama strategis dengan Mondi Industrial Bags GmbH melalui pembentukan usaha patungan. Kerja sama ini bertujuan memperkuat rantai pasok, khususnya dalam penyediaan kantong semen guna menjaga kualitas distribusi produk.

Di tengah capaian tersebut, industri semen masih menghadapi tantangan kelebihan kapasitas yang berdampak pada rendahnya tingkat utilisasi. Kenaikan harga energi akibat dinamika geopolitik global juga berpotensi menekan biaya operasional serta daya beli pasar.

Dengan kondisi tersebut, Indocement terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat jaringan distribusi, serta memaksimalkan peluang ekspor guna menjaga daya saing di tengah ketatnya industri semen nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *