Cileungsi, BogorUpdate.com – Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago resmi membuka perlombaan Open Marching Band Competition yang digelar di kawasan wisata Water Kingdom Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (10/5/2026).
Kompetisi tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 30 tim marching band dari berbagai daerah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Sejak pagi hari, ratusan peserta bersama para pelatih dan orang tua memadati lokasi acara. Masing-masing tim tampil penuh percaya diri menampilkan kemampuan terbaik mereka melalui atraksi musik, barisan, koreografi, hingga kreativitas kostum yang menarik perhatian para penonton.
Dalam sambutannya, Wahyudi Chaniago menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang kompetisi marching band bukan hanya menjadi wadah unjuk kemampuan seni dan musik, tetapi juga sarana pembinaan karakter anak sejak usia dini.
“Melalui marching band, anak-anak belajar banyak hal. Mereka belajar disiplin, kekompakan, tanggung jawab, konsentrasi, dan kerja sama tim. Nilai-nilai itu sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Wahyudi.
Ia mengatakan, PDBI Kabupaten Bogor terus berkomitmen mendorong perkembangan olahraga dan seni marching band di kalangan pelajar. Menurutnya, potensi anak-anak di bidang marching band sangat besar dan perlu mendapatkan ruang pembinaan yang berkelanjutan.
“Ajang seperti ini menjadi momentum penting untuk menggali bakat dan kemampuan anak-anak sejak dini. Kami ingin marching band di Kabupaten Bogor dan wilayah Jabodetabek semakin berkembang serta mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional,” katanya.
Wahyudi juga memberikan apresiasi kepada para guru, pelatih, dan orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung proses latihan para peserta. Ia menyebut keberhasilan anak-anak tampil di arena kompetisi tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan semua pihak.
“Di balik penampilan hebat anak-anak hari ini, ada peran besar pelatih, guru, dan orang tua yang terus mendampingi mereka. Ini bentuk kolaborasi positif dalam membangun generasi muda yang kreatif dan berprestasi,” ungkapnya.
Selain itu, Wahyudi mengungkapkan bahwa PDBI Kabupaten Bogor juga tengah menyiapkan agenda kompetisi marching band yang lebih besar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun. Event tersebut akan memperebutkan Piala Bupati Bogor dan direncanakan berlangsung pada Minggu kedua Juni 2026.
“Kami sedang menyiapkan kejutan kompetisi marching band tingkat TK, SD, SMP hingga SMA dalam rangka Hari Jadi Bogor. Nantinya akan memperebutkan Piala Bupati Bogor,” jelasnya.
Sementara itu, suasana kompetisi berlangsung semarak. Dentuman alat musik perkusi dipadukan dengan gerakan barisan yang kompak membuat para penonton antusias memberikan dukungan kepada setiap peserta yang tampil.
Beberapa tim bahkan menampilkan konsep pertunjukan kreatif dengan aransemen lagu modern dan koreografi atraktif yang mengundang tepuk tangan meriah dari pengunjung Water Kingdom Cileungsi.
Panitia pelaksana menyebutkan, perlombaan ini digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus sarana pembinaan bagi sekolah-sekolah yang memiliki ekstrakurikuler marching band. Selain memperebutkan trofi dan penghargaan, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk meningkatkan mental bertanding dan rasa percaya diri.
Dengan tingginya antusiasme peserta, kegiatan Open Marching Band Competition diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan dan mampu memperkuat eksistensi marching band pelajar di wilayah Jabodetabek, khususnya di Kabupaten Bogor.












