Gunung Putri, BogorUpdate.com – Pemerintah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan sosialisasi Kick Off Data Desa Presisi yang berlangsung di Aula Kantor Desa Ciangsana pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah lanjutan dari program sosialisasi Data Desa Presisi yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 23 April 2026 lalu.
Pada kegiatan kali ini, fokus utama diarahkan pada pelatihan tim Enumerator Spasial yang akan bertugas melakukan pendataan wilayah secara presisi bersama tim dari IPB University.
Sebanyak sembilan orang Enumerator Spasial dipilih sebagai perwakilan dari sembilan dusun di Desa Ciangsana. Para enumerator nantinya akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan teknis terkait pemetaan wilayah serta pengumpulan data spasial dan sosial masyarakat desa.
Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra mengatakan, Program Data Desa Presisi menjadi pondasi penting dalam menciptakan pelayanan publik yang tepat sasaran dan pembangunan desa yang lebih cepat serta terarah.
“Data Desa Presisi menjadi pondasi kuat untuk pelayanan yang tepat, pembangunan yang cepat, dan masa depan Desa Ciangsana yang hebat. Dengan data yang akurat, pemerintah desa dapat menyusun kebijakan dan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Udin Saputra.
Ia menjelaskan, Data Desa Presisi merupakan metode pendataan yang digagas oleh IPB University dengan pendekatan spasial, partisipatif, dan sensus. Program tersebut mengutamakan akurasi data tinggi melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pendataan.
Dalam pelaksanaannya, program ini menggunakan metode Drone Participatory Mapping (DPM) atau pemetaan partisipatif berbasis drone untuk menghasilkan data wilayah desa yang detail dan akurat. Pendataan juga mencakup data sosial masyarakat, bangunan, lahan, hingga kondisi wilayah secara menyeluruh.
Selain itu, hasil pendataan nantinya akan dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan profil desa, perencanaan pembangunan, penentuan arah kebijakan desa, hingga pengembangan potensi wilayah dan desa wisata.
Program Data Desa Presisi diketahui telah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor yang saat ini telah mencakup 506 desa dan kelurahan di 33 kabupaten/kota.
Pemerintah Desa Ciangsana berharap melalui pelatihan Enumerator Spasial dan keterlibatan aktif masyarakat, penerapan Data Desa Presisi dapat berjalan optimal demi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, transparan, dan berbasis data akurat. (Gus)












