Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Lahir di Bogor, Bayi Panda Rio Jadi Kebanggaan Indonesia dan Simbol Persahabatan RI-Tiongkok

×

Lahir di Bogor, Bayi Panda Rio Jadi Kebanggaan Indonesia dan Simbol Persahabatan RI-Tiongkok

Sebarkan artikel ini

Cisarua, BogorUpdate.com – Bayi panda raksasa (giant panda) pertama yang lahir di Indonesia resmi diperkenalkan kepada publik di kawasan Taman Safari Indonesia, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (9/6/2026).

Bayi panda bernama Satrio Wiratama yang akrab disapa Rio itu menjadi simbol keberhasilan program konservasi satwa langka sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.

Rio lahir di Taman Safari Indonesia pada 25 November 2025 pukul 17.31 WIB. Ia merupakan anak dari pasangan panda raksasa Hu Chun dan Cai Tao, yang didatangkan ke Indonesia pada tahun 2017 melalui kerja sama konservasi internasional antara Indonesia dan Tiongkok.

Kehadiran pasangan panda tersebut menjadi bagian dari diplomasi persahabatan kedua negara.

Founder Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang, menyambut baik momen bersejarah tersebut.

Menurutnya, Rio baru diperkenalkan kepada publik setelah melalui berbagai tahapan dan regulasi ketat yang berkaitan dengan kesehatan serta kesejahteraan satwa.

“Rio anak panda dengan induknya, memang kita ada aturan regulasi yang kuat sekali yang kita ikuti, baik regulasi kesehatan maupun regulasi kesejahteraan satwa,” ujar Jansen.

Ia menjelaskan, usia Rio saat ini telah mencapai 199 hari atau sekitar enam bulan, sehingga dinilai sudah cukup ideal untuk mulai diperkenalkan kepada masyarakat.

“Ideal keluarnya itu enam bulan,” katanya.

Jansen menambahkan, kelahiran Rio menjadi bukti nyata keberhasilan upaya konservasi yang dijalankan Taman Safari Indonesia.

Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan teknologi, ilmu pengetahuan, serta kolaborasi berbagai pihak dalam bidang reproduksi dan kesehatan satwa.

“Ke depan ini menjadi bukti bahwa kita sudah bisa menghasilkan keturunan panda melalui kerja sama yang baik, baik dari sisi teknologi, scientific, ilmu kedokteran, ilmu berkembang biak, dan berbagai aspek lainnya,” ungkapnya.

Selain menjadi capaian penting dalam dunia konservasi, kehadiran Rio juga diharapkan dapat semakin mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok yang telah terjalin selama bertahun-tahun melalui program kerja sama panda raksasa.

“Bagaimana kita menjaga perilakunya, menjaga ekologi dunia ini, dan ini akan menjadi tujuan hubungan yang bisa terus berlanjut ke depannya,” tuturnya.

Kelahiran dan perkenalan Rio kepada publik menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia konservasi satwa di Indonesia.

Kehadiran bayi panda pertama yang lahir di Tanah Air ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian satwa langka, sekaligus mendorong upaya menjaga keberlanjutan ekosistem global untuk generasi mendatang. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *