Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

KRL Limusnunggal Wujudkan Kemandirian Pangan Melalui Hidroponik, Perikanan dan Peternakan

×

KRL Limusnunggal Wujudkan Kemandirian Pangan Melalui Hidroponik, Perikanan dan Peternakan

Sebarkan artikel ini

Cileungsi, BogorUpdate.com – Program ketahanan pangan yang dikelola Kampung Ramah Lingkungan (KRL) RW 06 Perumahan Limus Pratama dan KRL RW 07 Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan perkembangan positif.

Berbagai sektor dikembangkan secara terpadu, mulai dari budidaya sayuran hidroponik, perikanan ikan nila, hingga penggemukan sapi sebagai upaya meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Program ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama KRL di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Keberhasilan program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi warga setempat, tetapi juga menarik perhatian berbagai wilayah sekitar.

Sejumlah kelompok masyarakat, pengurus lingkungan, hingga pemerintah desa dari luar wilayah kerap datang untuk melakukan studi banding dan belajar langsung mengenai pengelolaan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Kepala Dusun, Yudi, mengatakan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh warga yang tergabung dalam KRL.

“Alhamdulillah, program ketahanan pangan yang kami kelola terus berkembang. Mulai dari hidroponik, budidaya ikan nila, hingga penggemukan sapi dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan partisipasi warga. Bahkan banyak tamu dari berbagai wilayah yang datang untuk studi banding dan melihat langsung pengelolaannya,” ujar Yudi.

Menurutnya, keberadaan program tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan dan pemberdayaan lingkungan.

Dengan inovasi dan semangat kebersamaan warga, KRL RW 06 dan RW 07 Desa Limusnunggal kini menjadi salah satu contoh pengembangan ketahanan pangan berbasis masyarakat yang mampu menginspirasi wilayah lain dalam mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan warga. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *