Kota Bogor, BogorUpdate.com – Penata tari sekaligus Koreografer Sanggar Bramanty, Zaenal Muttaqin, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan kegiatan Ruang Riung yang rutin digelar setiap dua pekan di ruang publik Alun-alun Kota Bogor.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi para penari muda untuk menampilkan hasil latihan sekaligus mengasah kepercayaan diri di hadapan masyarakat.
“Menguji mental di depan orang yang begitu banyak adalah kunci. Kebanyakan penari, baik senior maupun junior pasti ada rasa nervous atau demam panggung saat melihat penonton padat. Namun, melalui panggung publik seperti ini, secara perlahan mereka belajar beradaptasi,” ujar Zaenal kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026) malam.
Pada penampilan tersebut, Sanggar Bramanty menurunkan 13 penari yang membawakan tujuh tarian daerah, yakni Jingkrak Jurit, Citra Resmi, Ronggeng Nyentrik, Mipit Bentang, Subang Larang, Kebo Iwo, dan Karaton Mandala Agung.
Zaenal menjelaskan, seluruh penampil dipilih menggunakan sistem rolling atau pemerataan kesempatan dari total 35 anggota aktif yang saat ini dibina oleh Sanggar Bramanty. Cara tersebut diterapkan agar setiap anggota memiliki pengalaman tampil di atas panggung.
Ia berharap kegiatan Ruang Riung dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu menjadi ruang ekspresi, pembelajaran, sekaligus pembinaan karakter bagi generasi muda yang mencintai seni tari.
Sanggar Bramanty Masuki Tahun Keempat
Zaenal menuturkan, Sanggar Bramanty berdiri sejak akhir Desember 2022 dan kini memasuki tahun keempat dalam membina bakat seni tari anak-anak mulai usia 7 tahun hingga tingkat SMA.
Kegiatan latihan rutin dilaksanakan di Lippo Plaza Keboen Raya setiap hari Sabtu pukul 13.00-17.00 WIB, sementara cabang lainnya berada di Pondok Rajeg dengan jadwal latihan setiap hari Minggu.
Fokus utama pembelajaran di Sanggar Bramanty adalah Tari Jaipongan, yang menjadi salah satu jenis tari tradisional paling diminati peserta didik. Meski demikian, sanggar juga mengembangkan pembelajaran tari modern, tari kreasi, hingga berbagai tari Nusantara.
Selain aktif mengisi panggung seni, festival budaya, dan kegiatan edukatif, Sanggar Bramanty juga melayani berbagai undangan pertunjukan profesional, mulai dari acara instansi pemerintah, perusahaan, hingga pertunjukan tari penyambutan.
“Alhamdulillah, Sanggar Bramanty terbuka dan siap menerima undangan kegiatan apa saja yang bisa kami laksanakan untuk memeriahkan acara,” pungkas Zaenal. (Abizar)






