Kota Bogor, BogorUpdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mengkaji rencana menghidupkan kembali kegiatan Car Free Day (CFD) sebagai ruang publik bebas kendaraan bermotor yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wacana tersebut mengemuka setelah Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau pelaksanaan Car Free Day di kawasan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. Menurutnya, kegiatan serupa sudah saatnya kembali dihadirkan di Kota Bogor karena memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.
Jenal mengungkapkan, usulan untuk mengaktifkan kembali CFD telah disampaikannya kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Saat ini, Pemkot Bogor tengah menyiapkan kajian teknis guna menentukan lokasi yang paling tepat tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun kelancaran arus lalu lintas.
“Semalam saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali bahwa Kota Bogor sudah saatnya kembali memiliki Car Free Day. Apakah di lokasi lama atau di titik baru, itu akan kita kaji terlebih dahulu,” ujar Jenal, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, menghadirkan kembali Car Free Day tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Pelaksanaannya harus melalui perencanaan yang matang karena berkaitan dengan rekayasa lalu lintas, pelayanan publik, keamanan, serta kesiapan fasilitas pendukung.
Karena itu, dalam waktu dekat Pemkot Bogor akan menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta instansi terkait lainnya.
Rapat tersebut akan membahas sejumlah alternatif lokasi yang dinilai layak menjadi pusat pelaksanaan Car Free Day dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, hingga dampaknya terhadap mobilitas masyarakat.
“Kita akan segera rapat bersama OPD terkait untuk mencari titik alternatif yang paling memungkinkan, tentunya yang tidak mengganggu fasilitas umum maupun aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Salah satu kawasan yang mulai masuk dalam pembahasan awal adalah Jalan Regional Ring Road (R3). Kawasan tersebut dinilai memiliki ruang yang cukup luas sehingga berpotensi menjadi lokasi penyelenggaraan Car Free Day apabila hasil kajian teknis menunjukkan kelayakan.
Meski demikian, Jenal menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai lokasi maupun jadwal pelaksanaan CFD. Seluruh proses masih berada pada tahap pembahasan dan evaluasi bersama perangkat daerah terkait.
Pemkot Bogor ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa menimbulkan persoalan baru, terutama kemacetan lalu lintas atau terganggunya pelayanan publik.
Apabila seluruh tahapan kajian telah rampung dan dinyatakan memenuhi syarat, Pemkot Bogor berharap Car Free Day dapat kembali menjadi agenda rutin yang menghadirkan ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman.
Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi bersama keluarga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat interaksi sosial sekaligus menjadi wadah pemberdayaan UMKM di Kota Bogor. (Abizar)











