Nanggung, BogorUpdate.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto kembali meneguhkan semangat nasionalisme dengan menjemput Bendera Pusaka di Rumah Pendopo Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Prosesi ini menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah panjang Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Bogor Barat. Pendopo Malasari yang merupakan rumah Bupati Bogor pertama, Raden Ipik Gandamana, kembali dihidupkan sebagai titik penting perjalanan sejarah daerah.
Bupati Bogor yang akrab disapa Kang RS menyampaikan, Bendera Pusaka bukan sekadar simbol, melainkan representasi perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan.
“Di bendera itu ada keringat, ada darah, ada nyawa yang berkorban. Ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat bahwa Bogor dan bangsa Indonesia diperjuangkan dengan pengorbanan luar biasa,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
“Kita diberi amanah untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya, sehingga melahirkan manfaat bagi seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Penjemputan benda bersejarah ini merupakan kali kedua dilakukan di masa kepemimpinan Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menegaskan komitmennya untuk membangun Desa Malasari sebagai kawasan bersejarah sekaligus destinasi pariwisata unggulan.
“Di sinilah awal muasal Kabupaten Bogor lahir. Seharusnya Malasari jauh lebih maju. Infrastruktur dan pendidikan harus segera dibenahi. Ini adalah utang kita kepada para pendahulu, termasuk Raden Ipik Gandamana,” paparnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak seberat masa lalu, sehingga seluruh kemudahan yang ada harus dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan daerah.
Bendera Pusaka tersebut selanjutnya dibawa ke Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor di Cibinong untuk disimpan dan diabadikan sebagai pengingat bagi seluruh penyelenggara pemerintahan.
“Ketika ditempatkan di Pendopo Kabupaten Bogor, ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga Bogor menjadi lebih baik serta merajut perbedaan menjadi kekuatan bersama,” pungkasnya. (Muhammad)











