Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Hasil Uji Lab Air Sungai Cileungsi-Gunung Putri, Puluhan Perusahaan Melebihi Ambang Batas Limbah

×

Hasil Uji Lab Air Sungai Cileungsi-Gunung Putri, Puluhan Perusahaan Melebihi Ambang Batas Limbah

Sebarkan artikel ini
Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya saat dimintai keterangan. (Erwin | Bogorupdate)

Cibinong, BogorUpdate.com – Sekitar puluhan perusahaan terbukti melebihi ambang batas limbah usai keluarnya hasil uji laboratorium air pada aliran Sungai Cileungsi-Gunung Putri di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya mengatakan bahwa jumlah itu bertambah dari yang semula lima perusahaan menjadi puluhan perusahaan sebagai penyebab menghitam dan baunya aliran Sungai Cileungsi-Gunung Putri.

“Hasil uji lab telah keluar beberapa hari lalu, tercatat ada sekitar lebih dari 10 perusahaan yang menjadi penyebab sungai jadi bau dan menghitam,” ujar Mulya kepada wartawan di Cibinong, Kamis, (13/8/2026).

Mulya menjelaskan, adanya parameter yang melebihi ambang batas limbah pada sejumlah perusahaan tersebut berdasarkan hasil uji laboratorium.

Bahkan, tambah dia, dari puluhan perusahaan tersebut ada yang membuang limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) ke aliran Sungai Cileungsi-Gunung Putri.

“Ga semua ada B3, intinya indikatornya melebihi ambang batas limbah,” katanya.

Mulya menyebut, puluhan perusahaan itu nantinya akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh guna memastikan tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Kemudian, lanjut dia, pihaknya akan menilai perusahaan tersebut berdasarkan tingkat kepatuhannya terhadap ketentuan lingkungan hidup.

Lalu, perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya. Adapun, sanksi terberat adalah menutup atau pencabutan izin usaha.

“Pertama kita panggil dulu perusahaannya dan baru setelahnya kasih sanksi, kita ga bisa asal kasih sanksi karena harus jaga iklim ekonomi,” bebernya.

Mulya menambahkan, pemanggilan puluhan perusahaan tersebut akan dilakukan pada pekan depan.

“Mungkin dalam minggu ini atau minggu depan akan kita panggil,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *