Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Bobotoh Bogor Timur Tumpah Ruah, Nobar Persib vs Persija di Cileungsi Berlangsung Meriah

×

Bobotoh Bogor Timur Tumpah Ruah, Nobar Persib vs Persija di Cileungsi Berlangsung Meriah

Sebarkan artikel ini

Cileungsi, BogorUpdate.com – Ratusan Bobotoh dari berbagai wilayah di Bogor Timur memadati Aula Sukarelawan Junaidi Samsudin (Sujud’s), Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/9/2026).

Mereka berkumpul untuk menyaksikan laga panas BRI Super League yang mempertemukan dua tim dengan rivalitas kuat, Persija Jakarta dan Persib Bandung, melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang mendapat dukungan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin.

Sejak pertandingan dimulai, suasana aula dipenuhi sorakan dan ekspresi tegang para Bobotoh. Setiap peluang yang diciptakan Persib disambut antusias, sementara jalannya pertandingan membuat para penonton terus larut hingga menit-menit akhir.

Namun, kemenangan akhirnya menjadi milik Persija Jakarta dengan skor 2-1. Meski harus menerima hasil yang kurang berpihak kepada Persib, para Bobotoh tetap menikmati kebersamaan hingga pertandingan berakhir.

Menariknya, kegiatan tersebut berlangsung aman dan kondusif. Rivalitas Persib dan Persija tidak sampai mengganggu ketertiban, justru menjadi momentum berkumpul dan mempererat silaturahmi masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin mengatakan, nobar sengaja digelar bukan hanya sebagai tempat menyaksikan pertandingan, tetapi juga menyediakan ruang positif bagi masyarakat, khususnya pencinta sepak bola di Bogor Timur.

“Menang kalah itu bagian dari sepak bola. Yang penting kita tetap sportif, bisa menerima hasil pertandingan dan menjaga persaudaraan,” ujar Junaidi Samsudin.

Menurutnya, fanatisme terhadap klub kebanggaan merupakan hal yang wajar. Namun, kecintaan terhadap tim harus tetap dibarengi sikap dewasa serta tidak menimbulkan perselisihan di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan nobar seperti ini dapat terus digelar sebagai wadah silaturahmi sekaligus ruang berkumpul yang positif bagi generasi muda dan para pencinta sepak bola di Kabupaten Bogor.

“Jangan sampai perbedaan dukungan membuat kita terpecah. Sepak bola seharusnya menjadi hiburan sekaligus mempererat persaudaraan,” pungkasnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *