Cibinong, BogorUpdate.com – Pendiri sekaligus Direktur Utama Taman Safari Indonesia (TSI) Group yang berpusat di Kabupaten Bogor, Jansen Manansang, secara resmi dianugerahi penghargaan bergengsi Golden Medal INOVETION Award 2026.
Penghargaan prestisius ini diserahkan dalam rangkaian acara INOVETION 2026 yang berlangsung di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, pada Jumat, 18 September 2026, sebagai bagian dari rangkaian ILDEX 2026.
Berdasarkan keputusan resmi Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Hewan (IKA FKH) IPB, Jansen Manansang ditetapkan sebagai “Tokoh Konservasi Lingkungan Hidup Indonesia.” Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya memimpin Taman Safari Indonesia sejak berdiri pada tahun 1980-an di Cisarua, Kabupaten Bogor, sebagai taman satwa swasta pertama di Indonesia yang menghubungkan konservasi, edukasi, penelitian, dan keterlibatan masyarakat.
Pada edisi tahun 2026 ini, INOVETION Award secara khusus menambah kategori bidang Leadership, Legacy, dan Long Term Visionary Sociopreneur guna mengapresiasi para pelopor yang memberikan dampak luas bagi dunia veteriner dan kelestarian hayati.
Perjalanan konservasi Jansen Manansang mencakup berbagai kontribusi penting di tingkat nasional maupun global. Ia tercatat berperan dalam pembentukan Southeast Asian Zoos and Aquariums Association (SEAZA) bersama Singapura dan Malaysia, serta aktif membawa isu konservasi Indonesia ke forum internasional dan berafiliasi dengan World Association of Zoos and Aquariums (WAZA).
Hubungan erat dengan dunia akademik juga diwujudkan melalui penelitian ilmiah bersama IPB University, termasuk studi populasi surili jawa di kawasan hutan Taman Safari Indonesia yang dipublikasikan dalam jurnal Media Konservasi.
Di bidang penyelamatan satwa langka, Jansen terlibat sejak periode awal upaya penyelamatan badak Sumatera serta pembangunan Suaka Rhino Sumatera (SRS) di Taman Nasional Way Kambas, Lampung.
Saat ini, ia juga memegang amanah sebagai Ketua Pengurus sekaligus Direktur Eksekutif Yayasan Badak Indonesia (YABI).
Komitmen serupa juga tercermin dalam inisiatif pembangunan Rumah Sakit dan Klinik Gajah di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, serta Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, yang menjadikan Taman Safari Indonesia memiliki jumlah gajah Sumatera terbesar di antara lembaga konservasi.
Selain itu, ia turut mengelola program pelestarian harimau Sumatera dan memimpin keberhasilan program Giant Panda breeding loan kerja sama Indonesia-Tiongkok yang menghasilkan kelahiran bayi panda pertama di Indonesia.
Sebelum menerima penghargaan terbaru dari IKA FKH IPB ini, Jansen Manansang juga pernah dinobatkan sebagai Father of Wildlife Conservation atau Bapak Konservasi Lingkungan Hidup Indonesia oleh Messenger of Revival (MORE) pada tahun 2023, serta menerima penghargaan Upakarti Reksa Mrga-taru dari Universitas Negeri Semarang pada tahun 2024.
Bagi pihak manajemen, penghargaan Golden Medal INOVETION Award 2026 ini merupakan wujud apresiasi kolektif atas kerja keras berbagai elemen yang selama ini mengabdikan diri di lembaga konservasi.
“Penghargaan ini bukan hanya pengakuan terhadap seorang individu, tetapi juga merefleksikan perjalanan panjang seluruh tim, dokter hewan, keeper, peneliti, akademisi, mitra pemerintah, lembaga konservasi, serta berbagai pihak yang selama bertahun-tahun bekerja bersama untuk menjaga keberlangsungan satwa dan habitatnya,” demikian pernyataan resmi dari manajemen Taman Safari Indonesia. (Abizar)






