Cibinong, BogorUpdate.com – Sampel makanan dan minuman Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diuji lab usai diduga jadi penyebab ratusan siswa keracunan di SMPN 2 Cisarua serta SMPN 1 dan 2 Dramaga, Kabupaten Bogor, hingga kini masih belum keluar hasilnya.
“Belum keluar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty kepada wartawan di Cibinong, Rabu, (4/11/2026).
Fusia menjelaskan, dua sampel itu ditelah dibawa ke laboratorium di kawasan Bandung. Namun, belum keluarnya dua sampel yang dijuji lab itu karena harus diperiksa secara detil.
“Kendalanya lama diteliti aja, harus diperiksa lebih teliti karena kan ini bukan kasus biasa,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Fusia mengaku belum bisa menjawab kapan akan keluarnya hasil uji lab dari dua sampel tersebut.
“Kami ga bisa pastikan, tapi kalau sudah keluar pasti dikasih tau,” tandasnya.
Sebagai informasi, kejadian keracunan yang diduga gegara MBG terjadi sebanyak dua kali di Sekolah Negeri yang ada di Kabupaten Bogor.
Pertama, sebanyak 103 siswa diduga keracunan gegara MBG di SMPN 2 Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Rabu, (21/10/2026) lalu.
Kedua, sebanyak 489 siswa dan guru diduga keracunan gegara MBG di SMPN 1 dan 2 Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Selasa, (27/10/2026) lalu. (Erwin)






