Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Lomba MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Bogor Resmi Ditutup, Kecamatan Cibinong Pertahankan Gelar Juara

×

Lomba MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Bogor Resmi Ditutup, Kecamatan Cibinong Pertahankan Gelar Juara

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade (kiri) saat menyerahkan piala juara umum lomba MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Bogor kepada Camat Cibinong (kanan). (Dok Diskominfo Kab Bogor)

Cibinong, BogorUpdate.com – Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Bogor yang digelar selama 4 hari itu resmi berakhir, pada Selasa malam, (3/11/2026).

Hasilnya, Kecamatan Cibinong kembali keluar sebagai juara umum. Kemudian, posisi kedua ditempati Kecamatan Gunung Sindur, disusul Kecamatan Sukaraja ketiga, keempat Cigombong, dan kelima Ciseeng.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade menyamapaikan rasa bangganya terhadap para qori yang telah berhasil meraih prestasi di lomba MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Bogor tersebut.

Ade ingin nantinya lomba tingkat Kabupaten Bogor bisa dijadikan motivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bukan hanya MTQ tingkat Provinsi, mudah-mudahan bisa juara di nasional maupun internasional,” ujar Ade kepada wartawan di Alun-Alun Kabupaten Bogor.

Usai berakhirnya lomba itu, Ade meminta kepada seluruh Camat untuk terus melakukan pembinaan terhadap santrinya di wilayah masing-masing.

Selain itu, lanjut dia, Pemkab Bogor akan memperjuangkan beasiswa bagi para santri yang ada di pondok pesantren (Ponpes).

“Kita berharap ke depan beasiswa juga dilakukan untuk anak-anak santri, seperti di ponpesnya yang dari bambu, kayu karena ciri khas santri kampung gitu. Nah, mereka butuh beli kitab makanya perlu ada beasiswa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ade berharap rencana adanya beasiswa bagi para santri di ponpes nantinya bisa didukung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor.

“Mudah-mudahan dapat dukungan dari Pak Bupati dan DPRD karena menurut saya tidak besarlah anggaran untuk kita sisihkan demi pendidikan keagamaan,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *