
BOGORUPDATE.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukahati Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, kembali menerima kunjungan tim verifikasi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Award Kabupatenku Green and Clean 2019, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, di Kampung Rancamanyar Lingkungan RW 08.
Ketua Tim Verifikasi Kabupaten Bogor, Puji Lestari mengatakan Terkait kunjunganya merupakan langkah verifikasi keberadaan Kampung Ramah Lingkungan (KRL) disetiap desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor, sebagai upaya penilaian untuk bisa dikategorikan layak mendapatkan penghargaan.
“Saat ini sudah ada 180 Lebih KRL di Kabupaten Bogor yang sedang kami verifikasi,” kata Puji Lestari yang juga sebagai Kasie Kemitraan pada DLH Kabupaten Bogor, Kepada bogorupdate.com, Selasa (24/09/2019).
Puji menjelaskan, untuk verifikasi di KRL Rancamanyar bersinar ini, pihaknya menilai sudah cukup bagus. Karena banyak titik-titik menarik yang menggerakan masyarakat lain bisa ikut ditanamkan baik dilingkungan lain maupun lingkungan sendiri.
“Dari Verifikasi pihak kami, kategorinya sesuai komponen dengan banyaknya partisipasi masyarakat dan sejauh mana masyarakat sudah melakukannya serta bagaimana bisa bertahan dan berkembang,” tambah Puji.
Untuk tahapan selanjutnya, Puji menerangkan adanya penghargaan dari pihak Pemda nantinya bagi KRL yang mempunyai kriteria atau kategori tertentu.
“Kita siapkan penghargaan untuk 120 KRL yang ada di Kabupaten Bogor dengan menghadirkan maksimalnya 20 orang penggerak KRL setiap desanya,” terangnya.
Sekretaris Desa Sukahati, Antoni mengatakan verifikasi ini merupakan tahap ke 2 (dua). Adapun yang menjadi indikator penilaiannya tersebut, meliputi kebersihan lingkungan, kepengurusan KRL, komunitas yang aktif dan telah membuat berbagai program lingkungan, adanya bank sampah, komposting, kegiatan penghijauan dan biopori serta sanitasi seperti yang ada di KRL Rancamanya Bersinar Desa Sukahati.

“Kunjungan tim verifikasi ini merupakan yang kedua kalinya, dan program tersebut telah dirancang sejak awal untuk terus memberdayakan masyarakat dan penataan kawasan lingkungan terpadu,” kata Antoni.
Kedepannya, kata Antoni jika kebijakan pembangunan bukan lagi kepada infrastruktur, tetapi bagaimana memberdayakan masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan.
“Dalam hal ini salah satunya menata lingkungan yang sehat,” imbuhnya.
Menurutnya, dalam kegiatan ini masyarakat sangat antusias, pihaknya hanya memfasilitasi sehingga masyarakat lebih banyak berperan. Masyarakat memiliki keinginan dan berupaya untuk merubah lingkungannya kearah yang lebih baik lagi, sehingga menjadi lingkungan bersih dan sehat.
“Saya berharap, dengan adanya KRL ini bisa mengedukasi masyarakat di RW lainnya agar nantinya bisa muncul KRL-KRL baru. Tidak hanya karena ada award, tapi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat untuk merubah pola hidup dan lingkungannya menjadi kampung yang bersih dan ramah lingkungan secara berkelanjutan. Dan tentunya , KRL Rancamanyar bersinar ini mudah-mudahan bisa naik levelnya, dari yang sebelumnya Pratama menjadi Madya,” tukasnya.
Ketua KRL Rancamanyar Bersinar Desa Sukahati, Bambang setiadi berharap dari KRL ini bisa menginspirasi warga RW 08 khususnya Desa Sukahati. Selain itu, KRL Rancamanyar Bersinar dengan logo Bersih, Asri dan Ramah Anak ini, sudah lama dijalankan sebelum adanya program dari Pemda ini.
“KRL bagi kami seperti rumah dari semua program yang ada dan kedepan lingkungan bisa lebih tertata. Saya berharap bonusnya juga bisa mendapatkan penghargaan nantinya di tingkat Kabupaten Bogor,” tukasnya.
Untuk diketahui, pada KRL Rancamanyar Bersinar RW 08 Desa Sukahati ini, terdapat beberapa keunikan seperti Pemanfaatan botol bekas menjadi barang antik, hasil karya warga di Kampung Hejo, hiasan pot bunga dari barang bekas, budi daya ternak ikan hias, budidaya tanaman hidroponik tanaman hias, budi daya tanaman obat-obatan dan sayuran. Bahkan sudah menghasilkan produk Teh daun kelor dari tanaman hidroponik yang sudah dipasarkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) SEHATI Desa Sukahati. (Asep Bucek)
Editor : Endi







