
Foto ilustrasi pemerkosaan (Net)
BOGORUPDATE.COM – Seorang perempuan berinisial CM (18) mengaku telah diperkosa oleh salah satu anak pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berinisial ED. Pada bulan April lalu CM telah dipaksa melakukan hubungan intim oleh ED.
“Saat bulan April lalu saya diajak ED jalan, lalu kami menonton film di sebuah Mall daerah Kota Bogor. Setelah itu kami pulang kerumahnya di Hambalang, Kecamatan Citeureup,” ujarnya kepada Bogorupdate.com dikantor PWI kabupaten Bogor, Kamis (31/10/2019) sore.
Ia menambahkan, suasana dirumah saat itu sepi dan setelah masuk dikunci oleh ED. Tak selang lama ED mendekati dan mengajak hubungan intim. CM sempet melakukan perlawanan.
“Tenaga ED lebih kuat makanya saya pasrah saja saat itu. Setelah ED melampiaskan perbuatan bejadnya terhadap saya, ia berjanji akan menikahi saya,” Ungkap CM.
Sementara itu, ibu CM yang berinisial EL mengutarakan awal anak perempuannya berkenalan dengan ED. “Jadi awalnya ED itu kenal dengan CM bermula dari pertemanan kakak ED yang kenal dengan anak laki-laki saya. Dari situlah anak saya berkenalan dengan ED dan menjalin silaturahmi termasuk dengan kedua orang tuanya,” terang EL.
Lanjutnya, sebagai orangtua yang melahirkan dan membesarkan CM dirinya tidak terima atas perbuatan pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh ED.
“Perbuatan itu terjadi disebabkan oleh ED yang memaksa anak saya berhubungan intim dan berjanji akan bertanggung jawab dengan menikahinya,” imbuh ES.
Orangtua CM mendatangi kediaman Orangtua ED, dan meminta pertanggung jawaban atas perbuatan yang diduga dilakukan ED. Orangtua ED berjanji akan menikahkan ED dan ES.
Selang tiga hari, orangtua korban menagih janji, namun orangtua ED mengingkari janji mereka dan mengatakan anaknya (ED) akan dinikahkan dengan perempuan lain.
Atas hal itu, orangtua ES kecewa dan melaporkan perkosaan yang menimpa anaknya ke Polres Bogor. Namun karena tidak cukup alat bukti pihak Polres Bogor menolak laporan itu dan kejadian pada bulan April lalu. (Rie)
Editor : Endi






