BOGORUPDATE.COM – Institut Tazkia terus menyamakan visi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Dimana, Bogor yang strategis dengan konsep Smart City, Smart Village dihimbau oleh Rektor Tazkia, Murniati Mukhlisin agar berlandaskan Al-Qur’an dan mengedepankan akhlak. Selain itu, juga untuk menopang wisata Halal di Kabupaten Bogor.
“Hal ini terkait pergaulan remaja yang perlu dibimbing dengan meminta agama jika ingin Bogor merealisasikan semboyannya Bogor Tegar Beriman,” kata Muniarti di institut Tazkia pada Selasa (18/2/20).
Selain itu, aku Muniarti, saat ini Kampus Tazkia sudah memulai kerjasama dengan Kabupaten Bogor dalam bidang pengentasan kemiskinan. Ada 2000 keluarga yang telah dibina oleh Tazkia selama kurun 10 tahun ini, mengundang mereka bebas riba dan mengembangkan usaha UMKM berbasis syariah.
Terima kasih atas bantuan yang ditingkatkan dengan memberikan beasiswa yatim dhuafa untuk menerima program S1 Tahfiznomist atau Tahfizpreneur. Dimana hak itu menjadi program pertama di Indonesia yang memberikan bekal wirausaha syariah dan memenuhi wajib hafal 30Juz Al-Qur’an.
“Kami bersyukur sebagai Kampus Tazkia yang merupakan kampus di Bogor yang dibuka kelas internasional. Bahasa Inggris dan Bahasa Arab digunakan sebagai media pembelajaran yang akan menciptakan kolaborasi yang berwawasan internasional dalam bidang ekonomi, hukum dan pendidikan,” tukasnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa ada beberapa poin Arah pengembangan ekonomi syariah Kabupaten Bogor. Pertama adalah soal wisata halal, fashion, makanan halal dan juga keuangan Islam. Hingga kemudian, ada beberapa aspek yang terlibat di dalamnya.
“Seperti disetujui hotel dan rekreasi. Lalu makanan dan minuman, transportasi, fasilitas ibadah dan berbagai obyek wisata. Seluruu aspek ini haruslah tidak bertentangan dengan syariah atau halal,” katanya. (Ra)
Editor : Endi






