Babakan Madang, BogorUpdate.com
Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap warganya yang terkena dampak Corona virus disease atau Covid-19. Pemerintah Desa Sumur Batu Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II. BLT tersebut bersumber dari dana desa Tahun Anggaran 2020.
Penyaluran Dana Desa itu dilakukan selama 2 hari mulai hari, Jumat (22/3/2020) dan berakhir, Sabtu (23/5/2020). Sebanyak 173 kepala keluarga (KK) yang merupakan warga kurang mampu mendapatkan bantuan ini.
Hadir langsung dalam penyerahan BLT itu PJ Kepala Desa Sumur Batu, R.Adi Rahmat, bersama staf Desa, Ketua BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para RT, RW, Linmas dan Tokoh Masyarakat setempat.
“Ada 173 KK yang mendapatkan BLT tersebut benar-benar merupakan warga kurang mampu. Verifikasi bagi KK yang mendapatkan bantuan tersebut, sebelumnya kami melakukan rapat bersama melibat semua unsur desa berlangsung selama 2 hari,” kata Penjabat (PJ) Desa Sumur Batu, R.Adi Rahmat, kepada bogorupdate.com, Sabtu (23/05/2020).
Dijelaskan Adi, untuk tentukan penerima BLT ini dilakukan rapat bersama libatkan semua unsur selama 2 hari, dengan penentuan penerima BLT ini benar-benar warga kurang mampu yang dilakukan penyalurannya secara door to door ke setiap dusun yang ada di Desa Sumur Batu.

“Memang masih banyak yang belum mendapatkan bantuan, tapi kita akan laporkan ke tingkat atas, dengan harapan semuanya bisa mendapatkan bantuan,” terangnya.
Sementara itu, Sekertaris Desa Sumur Batu, H.Asep menjelaskan, Total BLT Dana Desa yang dibagikan kepada 173 KK itu sebesar Rp. 311.400.000,- Dengan masing-masing KK mendapatkan bantuan BLT itu selama 3 Tahap untuk 3 bulan kedepan, sejumlah Rp 600.000/KK.
“Jadi tahap II masing-masing KK Rp 600.000, tinggal tahap 3 dengan total keseluruhan 173 KK untuk 3 bulan kedepan,” paparnya.
Asep menghimbau, kepada KK penerima agar BLT yang diterima tidak boleh digunakan untuk kepentingan yang tidak berguna. Tapi gunakan BLT itu sebaik mungkin demi memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi Covid-19 ini.
“Saya harap masyarakat penerima bantuan ini, jangan untuk beli yang bukan keperluan pokok. Tapi gunakan BLT ini untuk beli sembako, seperti beras, sayur, bumbu dapur dan kebutuhan lain yang berguna demi memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga selama pandemi covid-19 ini,”pinta Asep.
Asep juga mengatakan, anggaran dana desa untuk penanganan covid-19 ini cukup besar, sehingga sebagian anggaran untuk pembangunan fisik lain yang sudah dibicarakan sebelumnya sebagian dialihkan untuk penanganan covid-19. (Asep Bucek)
Editor : Endi






