Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaPendidikan

Ade Yasin Ingin Himpaudi Berinovasi Mengembangkan Sistem Pendidikan yang Kreatif

×

Ade Yasin Ingin Himpaudi Berinovasi Mengembangkan Sistem Pendidikan yang Kreatif

Sebarkan artikel ini

Cisarua, BogorUpdate.com
Bupati Bogor, Ade Yasin memberikan apresiasi kepada pemangku kepentingan pendidikan atas kontribusi sehingga Kabupaten Bogor pada tahun 2019 mengalami peningkatan indeks pendidikan.

“Terima kasih serta penghargaan yang panas kepada semua pemangku kepentingan pendidikan atas kontribusinya selama ini, sehingga Kabupaten Bogor pada tahun 2019 mengalami peningkatan Indek Pendidikan, RLS (Rata-rata Lama Sekolah) HLS (Harapan Lama Sekolah) dan Indeks Membaca. Keberhasilan ini penting untuk kita apresiasi sebagai bagian dari bagian capaian program Panca Karsa yaitu Bogor Cerdas dalam mencapai visi Kabupaten Bogor yaitu Terwujudnya Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban, ”jelas Ade Yasin saat menjalankan Rapat Kerja Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bogor, di Hotel Dirga, Cisarua, Senin (14/9/2020).

Ade Yasin juga berharap, selama masa pandemi Covid-19 Himpaudi agar terus berinovasi mengembangkan cara-cara baru sistem pendidikan yang kreatif.

“Himpaudi sebagai organisasi profesi yang menghimpun pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini tentunya berkontribusi penting dalam upaya membangun karakter anak usia dini pada masa keemasan. Ditengah tantangan ini saya juga berharap agar Himpaudi dapat terus berinovasi mengembangkan cara-cara baru, sistem pendidikan yang kreatif agar optimalisasi potensi anak-anak khusunya selama masa pandemi Covid-19 ini,” harapnya.

Lebih lanjut, Ade Yasin juga banyak mendapat keluhan dari orang tua tentang anak-anak yang masih melaksanakan sekolah secara berani atau online. “Saya banyak mendapat keluhan dari orang tua yang terlibat kegiatan belajar secara online atau masih di rumah. Sesuai dengan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020-2021 dimasa Pandemi Covid-19, untuk pendidikan anak usia dini bagi daerah yang berada di zona kuning, oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka disekolah. Untuk itu saya tekankan penting sekali peran orang tua pada masa seperti sekarang ini untuk lebih memperhatikan pola belajar anak, tidak hanya bergantung pada sosok guru,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PW Himpaudi Jawa Barat, Ade Mulyana sangat mengapresiasi Rakerda yang diselenggarakan Himpaudi Kabupaten Bogor.

“Atas nama pengurus Himpaudi wilayah Jawa Barat terima kasih atas hadirnya Bupati Bogor di acara ini. Kabupaten Bogor menjadi kabupaten pertama yang menyelenggarakan Rakerda setelah Rakerwil tingkat provinsi. Hal yang paling mengerikan, Rakerda ini dibuka langsung oleh pucuk pimpinan yaitu Bupati Bogor. Semoga Rakerda hari ini bisa memberikan hasil-hasil yang baik untuk kemajuan dunia pendidikan,” kata Ade Mulyana selaku Wakil Ketua Himpaudi Jawa Barat.

 

 

 

 

(Ra/endi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *