Gunung Putri, BogorUpdate.com
Galian C diduga ilegal yang berada di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri nekat beroperasi. Selain membuat jalan raya Bojong Nangka menuju Cikeas menjadi kotor karena ceceran tanah merah yang diangkut, juga mengakibatkan kemacetan saat pagi dan sore hari.
Menurut, pengguna jalan, Asep (33) mengatakan, armada yang digunakan cukup besar. Padahal jalan yang dilalui truk pengangkut tanah itu hanya terbilang sempit. Selain itu, ceceran tanah yang tertinggal dijalan raya juga bisa mengakibatkan kecelakaan, apalagi ketika hujan turun dipastikan jalan menjadi licin dan bisa mengakibatkan kecelakaan.
“Sisa tanah yang berceceran di jalan bisa mengakibatkan jalan jadi licin ketika hujan tiba. Terlebih jalan menjadi sempit ketika berpapasan dengan truk itu. Apalagi malam hari, jalan disini jarang penerangan kita khawatir kalau hujan bisa mengakibatkan kecelakaan,” kata Asep kepada Bogorupdate.com, Sabtu (24/4/21).
Asep berharap, agar pihak terkait segera menertibkan galian yang diduga ilegal tersebut. Apalagi ini di bulan Ramadhan kalau sore hari banyak yang ngabuburit dan potensi kemacetan pasti meningkat. “Kalau bisa ditutup saja, apalagi ini jalur kecil kalau sore banyak yang ngabuburit. Sudah macet karena banyak aktifitas warga, ditambah dengan adanya mobil truk yang cukup besar bisa membahayakan juga kan,” pintanya.
Sementara itu, Kasi Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Budi mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan dalam minggu ini, jika terbukti ilegal akan langsung disegel.
“Nanti dalam minggu ini kita akan cek. Kalau ilegal ya pasti kita segel lah,” singkatnya.
(Jis/Bing)






