Kota Bogor, BogorUpdate.com – Kemeriahan puncak perayaan Milad ke-65 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor tidak hanya dirasakan sivitas akademika dari Indonesia, tetapi juga mahasiswa internasional. Salah satunya adalah Ouedraogo Aminata (25), mahasiswi asal Burkina Faso, Afrika Barat, yang membagikan pengalamannya menempuh pendidikan tinggi di Kota Bogor.
Aminata merupakan penerima beasiswa yang saat ini menempuh pendidikan di Program Studi Bisnis Digital UIKA Bogor. Menariknya, ia menjadi satu-satunya mahasiswi perempuan di antara sembilan mahasiswa asal Burkina Faso yang sedang menimba ilmu di kampus tersebut.
Keputusan Aminata melanjutkan studi di Indonesia berawal dari rekomendasi sang kakak yang lebih dahulu berkuliah di UIKA. Menurutnya, cerita sang kakak mengenai kualitas pendidikan dan lingkungan kampus menjadi alasan utama dirinya memilih UIKA.
“Saya memilih UIKA karena kakak laki-laki saya kuliah di sini, dan dia bilang UIKA adalah universitas yang bagus. Saya menyukainya, karena di sini banyak orang bekerja keras untuk mendapatkan pekerjaan yang baik setelah lulus,” ujar Aminata di sela-sela puncak perayaan Milad ke-65 UIKA Bogor, Sabtu (1/8/2026).
Beradaptasi dengan lingkungan baru bukanlah hal yang mudah. Selain perbedaan budaya, Aminata juga harus menghadapi tantangan bahasa karena seluruh perkuliahan di Program Studi Bisnis Digital menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.
Ia mengaku terlebih dahulu mempelajari bahasa Indonesia agar dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik.
“Pertama-tama saya pahami dulu bahasanya, setelah itu materinya saya terjemahkan ke bahasa Inggris atau ke bahasa Prancis,” tuturnya.
Meski sempat mengalami kesulitan pada awal perkuliahan, Aminata merasa nyaman selama belajar di UIKA. Ia mengapresiasi suasana kampus yang dinilai ramah dan mendukung mahasiswa asing untuk beradaptasi.
Menurutnya, mahasiswa Indonesia selalu bersikap terbuka dan tidak segan memberikan bantuan maupun nasihat.
“Anak-anak dan mahasiswa di sini sangat ramah. Setiap hari mereka memberi saya nasihat yang baik, dan itu sangat penting,” katanya.
Sebagai bentuk rasa bangga terhadap identitas negaranya, Aminata bersama rekan-rekannya dari Burkina Faso turut tampil dalam panggung hiburan Milad ke-65 UIKA. Mereka mempersembahkan pertunjukan seni dan budaya menggunakan bahasa tradisional Burkina Faso yang mendapat sambutan hangat dari para peserta.
Melalui penampilan tersebut, Aminata berharap masyarakat Indonesia dapat mengenal lebih dekat budaya Afrika, khususnya Burkina Faso.
“Maknanya adalah untuk menunjukkan identitas negara kami. Jika Anda pergi ke Burkina Faso, Anda bisa melihat banyak hal berbeda mulai dari budaya, bahasa tradisional yang sangat banyak, serta sumber daya yang melimpah,” pungkasnya.
Kehadiran mahasiswa internasional seperti Aminata menjadi salah satu bukti semakin terbukanya UIKA Bogor di kancah global.
Kampus tersebut terus memperluas jejaring internasional melalui berbagai program beasiswa dan kerja sama pendidikan, sehingga mampu menarik mahasiswa dari berbagai negara untuk menempuh pendidikan di Indonesia. (Abizar)











