Foto salah satu korban
Cileungsi, BogorUpdate.com
Warga kampung Cibeureum, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor diserang sekelompok orang tak di kenal (OTK), Minggu (15/8/21) dini hari.
Menurut Kepala Desa (Kades) Cileungsi Kidul Rudi Sukarya, menjelaskan pada minggu sekitar pukul 02.00 Wib, dini hari, segerombolan orang tidak dikenal sebanyak 15 orang yang mengendarai sepeda motor dan mobil, lalu dengan tiba tiba langsung menyerang warga.
“Mereka menyerang warga Cileungsi Kidul secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam,” tuturnya, Minggu (15/08/21).
Rudi mengatakan, dalam kejadian tersebut membuat sejumlah warga terluka akibat sabetan benda tajam yang diarahkan ke setiap warga yang hendak menghalangi aksi pelaku.
“Akibatnya sejumlah, warga terluka. 8 orang luka-luka, 1 dalam keadaan Kritis dan ada lagi 1 orang supir angkot terluka parah karena senjata tajam,” paparnya.
menurut keterangan warga, lanjut Rudi, ketika seorang warga berinisial M sedang berbelanja di salah satu kios, secara tiba-tiba ada orang tak dikenal membacok bagian kepala bagian belakang.
“Setelah menerima pembacokan, lalu korban berlari dan berteriak. Sejumlah warga keluar, dan ironisnya warga ingin menolong pun terkena sabetan senjata tajam dari pelaku tersebut, sampai saat ini para korban masih di rawat di RSUD Cileungsi, sedangkan yang kritis masih dalam penangan Rumah sakit, Alhamdulillah tidak ada korban dan kita masih nunggu hasil dari khusus ortopedi untuk yang kritis,” pungkasnya.
Senada, Sekretaris Desa (Sekdes) Cileungsi Kidul, Dimas menjelaskan, peristiwa yang meresahkan masyarakat tersebut hingga kini belum diketahui penyebabnya.
āBelum tau motifnya seperti apa. Namun 3 orang pelaku berhasil ditangkap warga sekitar,ā ujar Dia.
Kini sebagian dari korban luka sedang, Lanjut Dimas, sudah di bawa pulang oleh pihak keluarga masing masing.
Dimas menghimbau agar warga harus tetap waspada dan berhati hati, dan untuk sementara tetap dirumah saja dan mengurangi aktifitas diluar.
Sementara itu, Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam menegaskan, untuk kejadian tersebut semua sudah aman.
Untuk tindak lanjut perkara penyerangan Warga kampung Cibeureum, Andri masih menunggu waktu yang tepat.
“Tunggu waktu mainnya ya, masih pimpin pengembangan,” singkatnya.
(Jis/Bing)






