Cibinong, BogorUpdate.com
Puluhan wartawan yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, penuh semangat dan khidmat mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Majlis Taklim (MT) Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor, pada Rabu (20/10/21) malam. Pembacaan sholawat pun menggema.
Pembacaan kitab Maulid dipimpin Ustadz Hasanuddin Perdana dan tausiah hikmah peringatan maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan Ustadz AY Sogir. Hadir Dewan Penasehat (Wanhat) H Bustanul Daham, Ketua PWI Kabupaten Bogor H. Subagiyo bersama Sekjen M. Nurofik, Ketua Koperasi Warta Karya Mandiri Effendi Tobing dan puluhan anggota PWI Kabupaten Bogor.
Pengurus Majlis Taklim Al-Ikhbar Abdul Manan mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksankan pada malam pengajian rutin mingguan, Rabu malam.
“Dikarenakan pada bulan ini merupakan bulan Rabiul Awal, pengurus bersama jamaah Al-Ikhbar mengisi pengajian minggu ini dengan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu 12 Rabiul Awal 1443 H,” ujar Manan sapaan akrabnya itu.
“Alhamdulillah sebelum acara peringatan maulid nabi di mulai, pengurus MT Al-Ikhbar telah menyalurkan santunan untuk 5 orang anak yatim keluarga dari PWI Kabupaten Bogor,” kata Manan menambahkan.
Manan juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan donatur khususnya pengurus dan anggota PWI Kabupaten Bogor sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H berjalan dengan lancar dan khidmat.
Dewan Penasehat (Wanhat) H. Bustanul Daham mengungkapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus dijadikan momentum perbaikan diri. “Terutama menguatkan kembali rasa kebersamaan dan kekompakan berorganisasi,” ujarnya.
Ketua PWI Kabupaten Bogor H. Subagiyo menyampaikan rasa syukur dan bangga tahun ini, Majlis Ta’lim Al-Ikhbar bisa memperingati maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus bisa berbagi dengan menyantuni anak yatim keluarga dari wartawan anggota PWI Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah, saya mengapresiasi MT Al-Ikhbar atas kegiatan ini. Semoga di peringatan berikutnya kita bisa lebih berbagi lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam tausyiah khidmat maulid Nabi Muhammad SAW, Ustadz AY Sogir mengingatkan jamaah yang hadir bisa meneladani Nabi Muhammad SAW. Ada empat cara untuk bisa meneladani Nabi Muhammad SAW yaitu yang pertama banyak membaca Shalawat Nabi.
Kedua, menjalankan Sunah-Sunah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Sunah Nabi Muhammad SAW banyak sekali, mulai dari bangun tidur sampai dengan tidur lagi. Dari ngurus keluarga sampai dengan ngurus negara,” katanya saat menyampaikan tausyiah.
Ketiga, Membaca dan Mengamalkan Al-Quran dan Keempat, Ta’alluq atau Keterkaitan. “Yaitu senantiasa mengaitkan dan mendekat dengan Nabi SAW dalam segala kondisi, antara lain membaca dan mempelajari Nabi Muhammad SAW,” katanya mengakhiri.








