
Kota Bogor – Bogor Update
Bakal Calon Walikota Bogor Sugeng Teguh Santoso (STS) dari internal kembali sambangi Kantor dan Temui Ketua PDI Perjuangan Dadang I Danubrata, di Jalan Ahmad Yani Kota Bogor, Selasa (28/11/17).
Kedatangan STS tak sendiri, namun didampingi sejumlah simpatisannya antaralain Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Hanura Kota Bogor, komunitas Cirebon, Warga Kota Bogor, Warga Nias yang di Kota bogor, Ketua Sunda Nusantara, Budayawan dan beberapa perwakilan warga lainnya.
Saat ini, partai berlambang banteng moncong putih merupakan pemegang kursi terbanyak di legislatif. Lantas siapakah bakal calon wali kota Bogor yang nanti mendapat restu Megawati?.
Seperti diketahui, ada dua figur internal yang menyatakan maju untuk bertarung pesta demokrasi lima tahunan tersebut yakni Dadang Danubrata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Danang Danubrata dan Sugeng Teguh Santoso yang tiada lain adalah, kader elit PDI Perjuangan. Dan keduanya sama-sama memiliki peluang besar.
Ditanya soal rekom yang hingga saat ini diproses di DPP, Dadang menyampaikan bahwa siapapun yang nanti mendapat rekomendasi, partai akan selalu mendukung.
Ia selaku ketua DPC secara otomatis terikat dalam hal ini, tidak akan lari dari tanggungjawab karena yang dibela nama dan ideologi partai.
Diakuinya, proses di DPP sendiri sampai saat ini masih berjalan sehingga belum jelas siapa yang akan diusung dari PDI Perjuangan, termasuk soal koalisi masih proses penjajakan dengan partai lain. Namun, untuk pembentukan dan pelatihan saksi di Pilkada Kota Bogor saat ini sudah berjalan.
“Jadi siapapun nanti calonnya (rekomendasi) kita tetap berkerja. Sistem semua berjalan, bukan lagi figurnya siapa, tapi lebih mengutamakan nama besar partai. Saya tegaskan, jika Pak Sugeng direkomendasikan partai, kitapun akan bekerja untuk pemenangan Pak Sugeng, begitu juga sebaliknya,” kata DID sapaan akrabnya ketua DPC PDI P Kota Bogor itu.

Hal senada di ungkapkan STS, Ia mengaku sebagai kader harus loyal terhadap keputusan partai. Jadi siapapun yang dicalonkan nanti ia harus tetap bekerja untuk memenangkan kepentingan PDI Perjuangan.
Pria yang akrab di sapa ”Bapak berpeci hitam” ini menambahkan, bahwa terkait pencalonannya di Pilkada semata untuk kepentingan ideologi PDI Perjuangan. Bahkan, ia berpikir lebih jauh untuk kemenangan partai di Pilpres dan Pileg 2019.
“Tadi pun saya sampaikan kepada Kang Dadang, mohon saya sebagai anggota diarahkan, diberdayakan. Saya sangat meninggikan Kang Dadang sebagai ketua. Bahwa siapapun nanti yang dicalonkan, bahkan ada figur Teddy Risandi juga, kita akan bersatu padu untuk menenangkan,” kata Sugeng.
Namun demikian, Sugeng menyatakan dirinya konsisten mendukung Dadang sebagai calon wali kota. Dan Sugeng berharap betul menjadi wakilnya kerena melihat posisi PDI Perjuangan yang memiliki 8 kursi di DPRD.
“Dan saya berkerja juga membangun koalisi di tingkat daerah dan pusat dengan Partai Hanura. Selain itu menjalin komunikasi dengan Partai Golkar, juga PKB sampai tahap berbicara dengan ketua DPD-nya. Sebagai kader intinya saya tidak diam menunggu, saya bekerja bagaimana untuk kemenangan yang lebih besar,” pungkas Sekjen DPP Peradi itu. (AS)
Editor: Endi







