Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeKesehatanNews

2 Ribu Kasus DBD Sebabkan 6 Orang Meninggal Dunia di Kabupaten Bogor, Cibinong Tertinggi

×

2 Ribu Kasus DBD Sebabkan 6 Orang Meninggal Dunia di Kabupaten Bogor, Cibinong Tertinggi

Sebarkan artikel ini
Pihak Dinkes Kabupaten Bogor saat melakukan upaya Fogging di kawasan Cibinong untuk mencegah terjadinya DBD. (Erwin | Bogorupdate)

Cibinong, BogorUpdate.com – Sebanyak 2163 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) telah terjadi di Kabupaten Bogor sepanjang 2025.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan bahwa ribuan kasus DBD itu tersebar di tiap-tiap kecamatan berbeda.

“Sebaran kasus tertinggi itu ada di Kecamatan Cibinong 285 kasus, Cileungsi 204, Gunungputri 201, Jonggol 160, Cisarua 128, Bojonggede 114, Citeureup 105, Rumpin 96, Sukaraja 61, Cigudeg 40, dan sisanya sebaran kasus kecil di kecamatan lainnya,” ujar Fusia kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Jumat, (27/2/2026).

Fusia menjelaskan, tercatat ada enam orang yang telah meninggal dunia akibat ribuan kasus DBD tersebut.

“Yang meninggal di Kecamatan Gunungputri ada dua orang, Cibinong satu orang, Bojonggede satu orang, Klapanunggal satu orang, dan Parungpanjang satu orang. Rinciannya laki-laki satu orang berusia 77 tahun, perempuan lima orang berusia 9 tahun, 17 tahun, 7 tahun, 4 tahun, dan 7 tahun,” katanya.

Fusia menyebut, Dinkes Kabupaten Bogor telah melakukan sejumlah upaya mengentaskan DBD di tempat yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

“Sudah dilakukan penyuluhan, PSN 3+, larvasid, dan fogging focus,” ungkapnya.

Adapun, kata Fusia, penyebab tingginya kasus DBD pada 2025 itu disebakan oleh faktor cuaca dan kondisi lingkungan yang kurang bersih dengan mengakibatkan banyaknya tempat perindukan nyamuk.

“Maka, kita akan terus melakukan penyuluhan, PSN, bebersih pada Jumat Bersih, melaporkan ke puskesmas apabila ada gejala DBD, pengendalian vektor nyamuk melalui larvasida atau fogging, dan melibatkan semua sektor dalam pengendalian DBD,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *