Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

270 Siswa Sekolah Rakyat Ikuti MPLS, Bupati Rudy Susmanto: Pendidikan Bisa Putus Rantai Kemiskinan

×

270 Siswa Sekolah Rakyat Ikuti MPLS, Bupati Rudy Susmanto: Pendidikan Bisa Putus Rantai Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Jasinga, BogorUpdate.com – Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Bogor di Kecamatan Jasinga resmi memulai kegiatan pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027.

Pembukaan ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Jumat (21/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ajat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden RI Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta seluruh pihak yang turut mendukung terwujudnya Sekolah Rakyat Permanen di Kabupaten Bogor.

“Hari ini bukan sekadar dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Hari ini kita membuka harapan baru, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak Kabupaten Bogor untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Ajat saat membacakan sambutan Bupati Bogor.

Menurutnya, pembangunan Kabupaten Bogor tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan, kata Ajat, menjadi salah satu instrumen penting untuk menciptakan kesempatan yang lebih setara bagi masyarakat sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

“Kita ingin memastikan bahwa kemiskinan tidak menjadi warisan antargenerasi, dan pendidikan adalah jalan terbaik untuk memutus rantai tersebut,” tegasnya.

Kepada 270 siswa yang menjadi peserta didik angkatan pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga, Ajat berpesan agar tidak berkecil hati dengan kondisi ekonomi keluarga.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus hadir untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta meraih cita-cita.

“Jangan pernah merasa rendah diri karena keadaan keluarga. Masa depan tidak ditentukan dari mana kita berasal, melainkan dari kemauan kita untuk terus belajar dan bekerja keras,” pesan Rudy Susmanto melalui Sekda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *