
Gunung Putri – Bogor Update
Genap Empat Tahun, Nia, anak dari Pasutri bernama Udin (38) dan Lilis (35) asal Kampung Rawa Bejog (RBJ) RT 04 RW 07, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor di laporkan menghilang sejak tahun 2013 lalu. Meski sudah dilakukan upaya pencarian, hingga kini gadis yang dikenal warga pendiam itu tak jelas keberadaannya.
Ya, belakangan kabar hilangnya gadis berusia 17 tahun tersebut kembali mencuat. Sampai-sampai membuat geger warga di wilayah Desa Wanaherang. Dimana dari peristiwa silam tersebut terselip cerita mistis, mulai dari Ia yang di kawin makhluk gaib berwujud manusia besar hingga katanya yang di culik kelong wewe.
Percaya atau tidak. berdasarkan pengakuan Orang tua, kabar tersebut diperkuat lebih dari sepuluh orang pintar (paranormal) yang saat itu dilibatkan dalam pencarian.
Mencoba mengingat kembali, Udin menceritakan, saat itu sang anak yang jarang keluar rumah tiba-tiba menghilang. Padahal biasanya Ia, lebih memilih menghabiskan waktu dikamar. Apalagi Nia, pengidap difabel. Karenanya sejak saat itu dirinya tidak lagi mau bersekolah.
” Iya, sudah empat tahun ini anak saya Nia, belum juga ditemukan. Hilangnya itu di dalam kamar. Sudah dicari kemana-mana. Dan hasilnya nol. Terakhir kami minta bantuan orang pintar. Katanya sih dibawa kelong, ke pabrik kosong tidak jauh dari sini, ” kisahnya.
Tak heran, keluarga dan warga sekitar mengaitkannya dengan hal mistis. Sempat karena tidak kunjung ada hasil mereka melakukan sholat gaib dan tahlil.
Hal itu diamini Hendrik, Ketua RT setempat. Ia menuturkan, hampir seluruh warga kampung saat itu mengupayakan pencarian. Mulai dari menyebar foto, melaporkannya ke pihak Desa, membuat laporan kepihak berwajib hingga mencarinya kepabrik kosong seperti yang diarahkan orang pintar.
” Saat kejadian hampir semua warga kampung turun. Apalagi pas dengar Dia (Nia) dibawa kelong, Itu warga sampai menyisir pabrik kosong dekat sini, sambil bawa nyere (sapu lidi), katel (penggorengan) sambil teriak Nia, Nia, ” beber dia.
Sambungnya, berkenaan kabar itu kembali heboh, dikarnakan sepekan ini di wilayah Desa Wanaherang kembali muncul peristiwa serupa. Bedanya, dari tiap korban dapat ditemukan. Meski begitu, Hendrik yang juga masih paman korban berharap Nia, bisa ditemukan.
” Bisa jadi karena belum lama ini ada kabar orang hilang lagi. Bedanya korbannya bisa ditemukan. Terakhir itu nenek amoy yang ternyata meninggal dan ditemukan di kali cikuda. Saya selaku RT dan masih keluarga juga masih berharap Alo (ponakan) saya bisa ketemu. Setidaknya ada kabar jika memang sudah meninggal. ” Kata Hendrik.
Mencoba menelusuri, kabar dan cerita mitos soal keberadaan Nia di lokasi pabrik yang menjadi sentral makhluk gaib tersebut diperkuat dengan seringnya anak yang dikabarkan hilang ditemukan didalam lokasi tersebut. Mereka yang ditemukan biasanya mengalami linglung.
Soal ini, Tokoh Spiritual Desa Wanaherang, Â Aang mengatakan, memang kabar tersebut santer terdengar. Namun sebagai umat islam, dilarang mempercayai hal-hal seperti itu.
” Yang terpenting Kita harus tingkatkan iman dan islam, jangan mudah mengaitkan hal yang belum jelas dengan gaib.apalagi sampai di percaya, ” Singkatnya.
Terpisah, Kapolsek Gunung Putri, AKP Niih Hadi Wijaya mengaku belum mendengar kabar tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan jika memang sudah dilaporkan, pihaknya akan menindak lanjut laporan tersebut.
” Wah, saya baru dengar tuh. Tahun itu saya belum tugas disini. Tapi kalau memang sudah dilaporkan nanti kita proses. ” Pungkasnya. (Ji/Sep)
Editor: Tobing






