Bogor RayaHomeNews

Asap dan Abu Pembakaran PT Ace Oldfields Dikeluhkan Sekolah dan Warga Cileungsi

Cileungsi, BogorUpdate.com – Pihak sekolah SDN Cipicung 04 Mekarsari bersama warga Kampung Sawah, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mengeluhkan dampak asap dan abu pembakaran yang diduga berasal dari aktivitas PT Ace Oldfields yang berlokasi di Desa Mekarsari, Rabu (4/2/26).

Asap hitam dan abu yang dihasilkan dari proses pembakaran perusahaan tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar di SDN Cipicung 04. Selain itu, warga sekitar juga merasakan dampak langsung berupa polusi udara dan abu yang kerap menempel pada pakaian yang dijemur serta lantai rumah.

Salah satu guru SDN Cipicung 04 Mekarsari, Lilis, mengungkapkan bahwa asap dari perusahaan tersebut sering kali masuk hingga ke lingkungan sekolah. Bahkan, abu pembakaran terlihat jelas menempel pada pakaian dan kerudung siswa saat mereka beraktivitas di luar ruangan.

“Asapnya itu hitam sampai ke sekolah, apalagi abunya. Kalau anak-anak di lapangan pakai kerudung hitam kelihatan banget abunya nempel. Asap juga masuk ke dalam kelas dan abu sampai ke lantai. Ini sudah terjadi lama. Pihak sekolah sudah komplain, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan,” ujar Lilis.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga Kampung Sawah. Mereka mengaku aktivitas pembakaran perusahaan tersebut sudah berlangsung lama dan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari.

“Kalau lagi jemur pakaian, abunya suka nempel di baju. Kadang asapnya bikin mata perih dan kelilipan. Ubin rumah juga sering kotor kena abu. Ini sudah lama, kemungkinan sejak perusahaan berdiri,” ujar salah satu warga.

Warga juga menyoroti minimnya perhatian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Menurut mereka, kompensasi pernah diberikan, namun hanya sekali dan tidak berlanjut. Selain itu, warga setempat mengaku kesulitan untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut.

“Pernah dapat kompensasi, tapi cuma sekali. Sekarang sudah tidak ada lagi. Masuk kerja juga susah, padahal kita yang kena dampaknya. Perusahaan malah rekrut karyawan dari luar daerah,” tambah warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Security PT Ace Oldfields menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan komunikasi dengan perusahaan. Ia mengklaim perusahaan sudah memberikan bantuan kepada sekolah dan siap membantu kembali jika dibutuhkan.

“Kalau pihak sekolah, kami sudah konsultasi. Sekolah juga sudah kami bantu sedikit, dan kalau perlu lagi nanti bisa kami bantu. Untuk masalah asap, perusahaan sedang dalam proses perpindahan dan perbaikan. Saya tahu asap dan debu sampai ke sekolah karena saya sering ke belakang. Mohon maaf, saya tidak bisa langsung ke HRD karena belum ada janji, nanti saya yang disalahkan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen atau HRD PT Ace Oldfields terkait keluhan warga dan pihak sekolah.

Warga dan pihak sekolah berharap pemerintah daerah serta instansi terkait dapat segera turun tangan untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut demi kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekitar. (Gus)

Exit mobile version