Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Bank Sampah Berkah Istiqomah Dorong Kedung Jaya Menuju Zero Waste

×

Bank Sampah Berkah Istiqomah Dorong Kedung Jaya Menuju Zero Waste

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terus memperkuat langkah pengolahan sampah berbasis masyarakat melalui peran aktif Bank Sampah Berkah Istiqomah (BSI).

Keberadaan bank sampah ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Lurah Kedung Jaya, Yone Permanawati, menyampaikan bahwa keberadaan Bank Sampah Berkah Istiqomah tidak hanya diperuntukkan bagi warga lokal Kedung Jaya, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat Kota Bogor.

Menurut Yone, langkah ini menjadi salah satu komitmen wilayah dalam mendukung program prioritas pengelolaan sampah Pemerintah Kota Bogor, termasuk keberadaan fasilitas pengolahan sampah terpadu (PSEL) di Kayumanis.

“Ini adalah langkah kecil sebagai akar awal yang nantinya bisa merambah ke mana-mana. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap seluruh warga Kelurahan Kedung Jaya khususnya, dan Kota Bogor pada umumnya, dapat memanfaatkan fasilitas Bank Sampah Berkah Istiqomah,” ujar Yone kepada wartawan, Jum’at 28 Agustus 2026.

Yone menjelaskan, potensi timbulan sampah di wilayahnya cukup besar. Dengan perkiraan 4.000 Kartu Keluarga (KK) di Kelurahan Kedung Jaya dan asumsi produksi sampah harian rata-rata 2 kilogram per KK, wilayah ini menghasilkan sekitar 8 ton sampah per hari.

“Rata-rata per hari satu KK bisa menghasilkan kurang lebih 2 kilo sampah. Memang sangat banyak, tetapi selama ini belum sepenuhnya dipilah. Karena itu, pemilahan organik, anorganik, hingga material seperti kaca dan logam menjadi edukasi yang sangat penting agar warga mau mulai memilah sampah dari rumah masing-masing,” tambahnya.

Pemerintah Kelurahan Kedung Jaya saat ini memilih untuk memfokuskan program kerja pada isu lingkungan hidup demi mewujudkan target zero waste (bebas sampah) di wilayahnya. Menurut Yone, tantangan terbesar terletak pada mengubah kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

Pengelola Bank Sampah Berkah Istiqomah, Nurita, menegaskan bahwa kunci utama mencapai target zero waste bukan sekadar mengolah sampah fisik, melainkan mengubah mindset dan perilaku masyarakat.

“Untuk sampai ke taraf zero waste itu butuh proses, utamanya pada manusianya sendiri. Bagaimana merubah pola pikir dan perilaku. Jika masyarakatnya sudah berubah, insya Allah sampah akan lebih terkendali,” terang Nurita.

Saat ini, Bank Sampah Berkah Istiqomah yang digerakkan oleh 13 pengurus aktif tidak hanya melayani penimbangan sampah, tetapi juga memproduksi berbagai produk daur ulang kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Diantaranya, minyak jelantah yang mana sumbernya dikumpulkan dari warga dan diolah menjadi cenderamata berupa lilin, serta disalurkan ke pihak pengolah.

“Nah, yang sampahnya organik kita olah dari sisa kulit buah dan batang sayuran menjadi eco enzyme. Produk eco enzyme ini kemudian diturunkan menjadi berbagai jenis sabun (sabun mandi, pembersih wajah, sabun cuci piring, cuci baju, dan lantai), bantal terapi, hingga pupuk dan penyerap udara kotor,” jelasnya.

Nurita menambahkan bahwa hasil penjualan daur ulang ini sudah dapat membantu operasional bank sampah, meskipun belum mampu menutupi kebutuhan investasi jangka panjang. Pengurus yang terlibat pun tidak hanya berasal dari wilayah RW 08 Kedung Jaya, tetapi juga menjangkau anggota antar-kecamatan hingga luar kota.

Terkait tantangan operasional, Nurita menyampaikan bahwa saat ini Bank Sampah Berkah Istiqomah masih menggunakan area rumah tinggal yang dirasa kurang memadai. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kelurahan Kedung Jaya untuk mendapatkan lahan khusus pengolahan sampah anorganik yang lebih layak.

Selain itu, pengurus dan pihak kelurahan berharap adanya perhatian dan dukungan fasilitas serta pendampingan yang lebih konkret dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor ke depannya. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *