Bogor RayaHomePemerintahan

Begini Cara Unik Warga Desa Puspasari Sambut Tim Penilai KRL dari DLH

 

BogorUpdate.com – Dengan cara yang unik untuk mensukseskan lomba Kampung Ramah Lingkungan (KRL) tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2018, Dusun Kamurang RW 06 Desa Puspasari Kecamatan Citeureup datangkan pihak tim DLH guna penilaian tahap ke II lomba KRL menuju Kabupaten Bogor.

 

Dengan kedatangannya tim penilai disambut langsung oleh warga dengan seni tarian tradisional Reog dan sebuah lagu mars RW 06. Acara tersebut dihadiri Camat Citrureup, Staf Desa Puspasari, warga setempat, tokoh masyarakat serta Kader PKK sekaligus pengurus Bank sampah.

 

Dalam sambutanya Ketua RW 06, Nyoto memaparkan, progres dari penilaian tahap 1 dan tahap 2 dari penilaian itu, termasuk penghijauan kegiatan Bank sampah dan yang lain-lainnya dari kegiatan Kampung Ramah lingkungan agar menjadi yang lebih baik.

 

“Harapan kita tentunya kepada tim verifikasi tahap ke dua ini, RW 06 Desa Puspasari menjadi nominasi terbaik KRL di Kabupaten Bogor. Kepada dinas terkait khususnya DLH dalam hal ini bisa membimbing, membina, mengarahkan serta membantu agar KRL RW 06 ini bisa menjadi percontohan bagi Desa-Desa yang lain dan saya selaku ketua RW 06 mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Desa Puspasari dan Kecamatan Citeureup yang telah memberikan suport dan dukungan serta bantuan tanaman dari Dinas Lingkungan Hidup,” Papar Nyoto, Rabu (19/9/18).

 

Rusnadi selaku wakil ketua KRL RW 06 menambahkan, dari kampung ramah lingkungan ini tidak hanya sekedar penilaian saja akan tetapi sangat berharap dengan adanya kebersihan, penghijauan dapat melekat seterusnya dikalangan warga RW 06.

 

” Kami berharap khususnya warga RW 06 dalam perawatan lingkungan dan pengelolaan sampah agar lebih semangat dan bersinergi terus untuk melakukan peningkatan dari perawatan lingkungannya,” Pintanya.

 

Sementara itu Camat Citeureup Asep Mulyana mengatakan, bahwa program ini sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat untuk dapat bercocok tanam di lingkungan nya.

 

” Dengan adanya program Bogor Kabupatenku tentunya membawa kembali bercocok tanam, menata lingkungan penghijaun dan ditindak lanjut, sehingga Kabupaten Bogor menjadi lingkungan Hijau tanaman biar lebih segar dan masyarakat bersemangat menyenangi lahan cocok tanam di lingkungan pemanfaatan pekarangan,” pungkasnya. (Man/wengz)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Exit mobile version