Cibinong, BogorUpdate.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menekankan pentingnya seni yang ada di Bumi Tegar Beriman sebagai ruang refleksi publik.
Hal itu diutarakan Rudy saat menghadiri ‘Konser Simfoni Aksara’ yang digelar oleh para musisi muda dan pewarta yang terlibat dalam rangka memperingati Hari Pahlawan di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Sabtu, (22/11/2025).
“Pertunjukan seperti ini menjadi pengingat, sekaligus inspirasi bagi kami untuk terus hadir dan bekerja lebih baik untuk masyarakat,” ujar Rudy Susmanto kepada wartawan.
Rudy menilai, Konser Simfoni Aksara bukan sekadar pertunjukan, melainkan medium penyadaran yang menghidupkan kembali arti kesadaran sosial.
Oleh karena itu, Rudy ingin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memfokuskan sebagian besar anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kemudian, pada tahun 2026, Rudy pun menargetkan Universal Coverage Health (UHC) bisa mencapai 100 persen.
“Cukup dengan KTP Kabupaten Bogor, semua biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah dan berlaku di seluruh fasilitas kesehatan,” ucapnya.
Lalu, Rudy juga mendorong program Satu Sarjana Satu Desa melalui Bantuan Keuangan Desa (Bankeudes). Nantinya, setiap desa ditargetkan mampu menghasilkan minimal satu lulusan sarjana.
Selain itu, Rudy pun bertekad akan menyiapkan pembiayaan sekolah bagi pelajar yang tidak tertampung di SMP Negeri. Namun, siswa yang bersekolah di SMP swasta tetap akan dibiayai Pemkab Bogor agar tidak ada anak yang terhambat pendidikannya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Wartawan (Pokwan), Saeful Ramadhan menjelaskan bahwa konser tersebut lahir dari kolaborasi antara pewarta, musisi jalanan, dan pelajar Purwacaraka.
Dalam Konser Simfoni Aksara itu, Saeful ingin konser tidak hanya menjadi sebuah hiburan, melainkan bisa membawa peran sosial yang kuat.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa banyak orang susah yang perlu dibela, terutama oleh pemerintah,” kata Saeful Ramadhan.
Saeful yang juga merupakan salah satu personel Niskala, menyebutkan bahwa grup musik itu menjadi ruang refleksi yang mengajak pemerintah lebih berpihak kepada masyarakat kecil.
Dia menambahkan, salah satu segmen yang menarik perhatian adalah bagian ‘Rumah Kita’ yang menyisipkan naskah batu tulis sebagai simbol bahwa Bogor merupakan rumah bersama.
“Bagaimanapun keadaan Bogor, ini adalah rumah kita. Harus dicintai dan dibangun sama-sama,” tuturnya.
Sekadar informasi, dalam konser itu Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyanyikan lagu ‘Rumah Kita’ yang dipopulerkan God Bless, dengan diiringi grup musik Niskala. Penampilannya menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan yang melibatkan 120 talenta muda.
Adapun, konser itu juga menghadirkan perpaduan musik etnik, tradisi, dan instrumen modern untuk menciptakan suasana yang mengakar pada kebudayaan lokal sekaligus menyampaikan pesan sosial pada publik. (Erwin)
