Bogor RayaHomePolitik

Caleg Andri Junaedi Pertanyakan Baliho Yang Rusak

 

BogorUpdate.com – Salah satu Caleg Dapil Bogor Barat dari Partai Berkarya Andri Junaedi pertanyakan kondisi baliho yang roboh bahkan rusak, tak hanya itu tulisan dalam banner juga sudah terlihat hilang.

 

“Tidak diketahui penyebabnya apa, yang jelas sudah roboh dan rusak, anehnya lagi beberapa huruf hilang sehingga tidak bisa lagi dipakai,” kata Andri kepada Bogorupdate.com, kemarin.

 

Menurut dia, baliho yang terpasang di Jalan Pasir Kuda Bogor Barat itu belum ada seminggu, tetapi sudah luluh lantah. Tak hanya itu, tetapi baliho yang dipasang di pertigaan Pancasan pun mengalami kondisi sama sehingga sangat tidak pantas dilihat.

 

“Beberpa tali tambang pun terputus, saya tidak mau berprasangka buruk, tetapi hal itu sangat disayangkan bisa terjadi,” ujarnya.

 

Andri menambahkan, dirinya telah memasang langsung baliho-baliho ke wilayah, tetapi beberapa banner dan spanduk yang ia pasang lenyap oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

 

Tetapi ia mengaku aneh, karena ada banner dari partai lain tetapi aman dan tidak ada yang cabut. “Biar masyarakat menilai sendiri saja, kan sudah pada pintar,” jelasnya.

Andri Junaedi merupakan salah satu putera daerah yany tidak bisa dipandang sebelah mata, meski usia sangat cukup muda, tetapi dirinya siap bersaing dengan sportif untuk mengumpulkan suara dan menduduki kursi parlemen.

 

Berbekal pengalaman dan jam terbang yang cukup tinggi di dunia politik, Andri siap menghadapi berbagai macam persoalan. “Intinya kita calon wakil rakyat, ya kita bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan peribadi dan partai saja,” tegasnya.

 

Niatnya berkontribusi dalam pileg untuk memperjaungkan nasib rakyat, ia tidak berbekal tangan kosong, tetapi membawa program yang dirasanya tepat untuk rakyat.

 

“Dengan kerja keras, insya Allah kita raih kemenangan di Bogor Barat dan umumnya di Kota Bogor,” tambahnya.

 

Masih kata dia, target dalam pileg yang akan dihelat 2019 mendatang, Berkarya menargetkan satu Fraksi. Dengan majunya dikontestasi pileg, ia ingin merubah pola pikir masyarakat dalam bepolitik.

 

“Ya, selama ini, di mata masyarakat politik itu kotor, jahat, tapi kita buktikan dengan politik santun, dan satu lagi masyarakat harus cerdas dalam memilih figur jangan mau dikasih janji palsu dan sogokan yang akhirnya merugi lima tahun kedepan,” tandasnya. (As)

 

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Exit mobile version