Citeureup, BogorUpdate.com – Camat Citeureup, Maman Nurpadilah mendukung rencana revitalisasi Stadion Mini Citeureup. Salah satu usulan yang disampaikannya yakni mengganti rumput lapangan dengan rumput sintetis.
Menurut Maman, penggunaan rumput sintetis dinilai lebih sesuai dengan kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Citeureup yang cukup ekstrem. Dengan material tersebut, lapangan diharapkan lebih tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan olahraga.
“Karena kondisi cuaca di Kecamatan Citeureup cukup ekstrem, lebih baik diganti dengan rumput sintetis supaya lebih tahan dengan kondisi cuaca seperti itu. Semoga bisa direalisasikan pada 2027 atau 2028,” ujar Maman, Rabu (9/9/2026).
Ia menilai revitalisasi Stadion Mini Citeureup penting dilakukan untuk menyediakan sarana olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat. Selain itu, keberadaan fasilitas yang memadai juga dinilai dapat menunjang pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga sepak bola.
Terkait pengelolaan Stadion Mini Citeureup, Maman mengatakan hal tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Kabupaten Bogor. Pemerintah Kecamatan Citeureup, kata dia, siap apabila nantinya diberikan kewenangan untuk mengelola fasilitas olahraga tersebut.
“Kami sudah siap dan ini bisa kita bicarakan dengan bagian aset dan Pemerintah Kabupaten Bogor supaya nanti bisa dikelola oleh Kecamatan Citeureup. Kalau sudah menjadi perintah, kami harus siap,” katanya.
Maman berharap rencana revitalisasi tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor sehingga Stadion Mini Citeureup dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, Maman turut mengapresiasi penyelenggaraan Liga Desa di Kecamatan Citeureup. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi terobosan dalam mendorong pembinaan sepak bola dari tingkat desa.
“Pertama, saya sangat bangga dan mengapresiasi panitia Liga Desa. Ini sebuah sejarah, karena ada liga yang dibentuk di tingkat kecamatan. Hal seperti ini belum pernah terjadi di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Ia berharap Liga Desa Citeureup dapat menjadi barometer bagi kecamatan lain di Kabupaten Bogor untuk menggelar kompetisi serupa secara berkelanjutan.
“Semoga ini bisa menjadi barometer untuk Kabupaten Bogor dan diikuti kecamatan-kecamatan lainnya, sehingga bisa menciptakan atlet-atlet berprestasi seperti yang kita harapkan,” tegas Maman.
Menurut Maman, kompetisi yang digelar secara berkesinambungan perlu ditunjang dengan fasilitas olahraga yang memadai. Karena itu, revitalisasi Stadion Mini Citeureup, termasuk penggunaan rumput sintetis, diharapkan dapat semakin memperkuat pembinaan dan perkembangan sepak bola di wilayah tersebut. (Sep)











