
Cileungsi – Bogor Update
Warga dua kampung di Desa Cileungsi kidul, mengeluh karena puluhan tahun di paksa hirup udara yang tercemar. Ketidaknyamanan itu diakibatkan karena kepulan asap putih yang setiap harinya keluar dari cerobong milik PT Karunia Sumber Jaya yang berada di jalan BPM-Cikuda, Desa Cileungsi Kota.
“Warga sangat terganggu dengan asap pabrik yang berproduksi palet itu, apalagi dampaknya sangat mengancam, bisa memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), ” kata Anwar (38) warga lebak kongsi RT 01 RW 07, Desa Cileungsi Kidul.
Menurut dia, sangat disayangkan sikap dari pemerintah setempat dan BLH yang mengabaikan kesehatan warga, apalagi sampai berdampak di wilayah tetangga. “Seharusnya pemerintah disana melalui BLH lebih bisa memperhatikan masyarakat dari dampak pencemaran limbah pabrik itu, dan bisa lebih tegas menindak perusahaan nakal yang melakukan pencemaran air dan udara.” ujarnya.
Senada disampaikan salah satu warga terdekat dengan lokasi yang enggan disebutkan namanya, menurutnya perusahaan tersebut sangat kurang memperhatikan lingkungan. warga juga sempat mengadukan hal ini ke Pemerintah Desa (Pemdes) Cileungsi Kota namun, keluhan tersebut hanya menghasilkan sogokan berupa lowongan pekerjaan (loker).
” Setiap hari, warga disini juga dipaksa menghirup udara kotor yang tercemar asap cerobong itu, tidak siang dan malam. Ini sudah berpuluh-puluh tahun. Padahal sudah banyak korbannya. Belum lagi di sini banyak anak kecil dan itu sangat berbahaya,” keluhnya.
Sementara, saat akan dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut pihak perusahaan melalui managemen menolak berkomentar dan berdalih harus membuat janji terlebih dahulu.
” Tidak bisa, lain kali saja.” singkat security pabrik tersebut. (Ji/Sep)
Editor: Endi