Bogor RayaHomePolitik

Deal Koalisi, Paket Ruhyat -ZM Berpeluang Menangkan Pilwalkot Bogor

Kota Bogor – Bogor Update

Manuver partai politik untuk merajut koalisi dan membentuk pasangan mulai sengit. PKS-PPP misalnya, yang sudah masuk babak final menyandingkan Ahmad Ruhyat dan Zaenul Mutaqin.

Kesepakatan usungan terhadap Achmad Ruhyat dan Zaenul Mutaqin, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor itu diketahui saat kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PPP Kota Bogor di gedung PPIB, Jalan Pajajaran, Kota Bogor Minggu kemarin.

Ada dua agenda utama dalam Mukercab, yaitu menetapkan Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin akan berpasangan dengan Achmad Ruhyat dari PKS. Kedua, mempersiapkan menghadapi Pileg tahun 2019 mendatang.

“Untuk Pilwalkot Bogor, DPC PPP resmi mengusung Achmad Ruhyat dari PKS sebagai Calon Wali Kota dan Zaenul Mutaqin sebagai Calon Wakil Walikota,” ungkap Zaenul.

Politisi PPP itu melanjutkan, hasil Mukercab akan segera dilaporkan kepada DPW PPP Jawa Barat, dan direkomendasikan ke DPP untuk dibuatkan SK rekomendasi DPP.

Terkait koalisi, PPP sudah sepakat berkoalisi dengan PKS. Diharapkan partai-partai lainnya yang sudah berkomunikasi intensif juga ikut bergabung dalam koalisi ini.

“Kami memilih Achmad Ruhyat sebagai Calon Wali Kota merupakan proses panjang dengan berbagai pertimbangan dan perhitugan kalkulasi yang matang, sehingga sosok politisi senior dan mantan Wakil Walikota Bogor itu diusung oleh koalisi PPP dan PKS,” jelasnya.

Masih kata dia, dirinya tidak berambisi harus jadi calon Wali Kota, tapi dia lebih menghormati Achmad Ruhyat yang lebih senior dan berpengalaman di posisi F1 nya.

Dalam Pilwalkot nanti, koalisi PPP dan PKS menargetkan kemenangan mutlak. Sejumlah parpol yang sudah intensif berkomunikasi diantaranya, Gerindra, Golkar dan PBB diharapkan bergabung dalam koalisi.

“Deklarasi akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kita akan bekerja keras untuk memenangkan Pilwalkot nanti,” tandasnya.

Disinggung soal MoU yang sudah ditandatangani PPP dan PDI Perjuangan, ia menjelaskan, bahwa PPP sudah menjelaskan kepada PDIP dan mereka memaklumi serta menerima keputusan PPP karena kebijakan ada di DPW dan DPP.

“Kita optimis kemenangan akan diraih dengan kekuatan mesin PPP dan PKS, karena pada Pilwalkot 2013 lalu, koalisi PPP dan PKS nyaris memenangkan Pilwalkot. Saat ini tinggal di evaluasi kembali dengan skema skema strategi partai yang disiapkan,” pungkasnya. (AS)

 

Editor: Endi

Exit mobile version