Kabupaten Bogor – Bogor Update
Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor mengajak pengusaha dari Yaman bersama dengan perwakilan Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Yaman, dan Jurnalis Kabupaten Bogor mengikuti Familiarization Trip (Famtrip) Jurnalis guna meningkatkan kreatifitas mempromosikan Industri Wisata dan Budaya di wilayah kabupaten Bogor.
Rangkaian Fam Trip diselenggarakan pada tanggal 24-26 April 2018 ke kawasan wisata Puncak.
Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Rahmat Surjana mengatakan, kegiatan Famtrip Jurnalis yang sebelumnya hanya diikuti oleh wartawan media cetak dan elektronik, kini turut juga pengusaha wisata dan mahasiswa dari Yaman guna mempromosikan wisata yang ada di Kabupaten Bogor di negaranya.
“Famtrip Jurnalis kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, kita juga menggandeng pengusaha wisata dari Yaman. Dengan demikian diharapkan dapat mempromosikan di negara nya untuk berinvestasi di Kabupaten Bogor, sehingga kunjungan wisatawan mancanegara dapat meningkat,” ujar Rahmat Surjana, Kamis (26/04/18) sebelum melepaskan para rombongan.
Dia menjelaskan, bahwa tiap tahun peningkatan sektor wisata terus mengalami kenaikan dalam sepuluh tahun terakhir. Di tahun 2017 kemarin, pajak dari sektor pariwisata mencapai angka Rp 360 miliar per tahun.
“Tiap tahun sektor wisata terus mengalami peningkatan, sehingga memacu kita untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Bogor salah satunya dengan kegiatan Famtrip ini, agar bisa menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pariwisata Tahun lalu PAD dari pariwisata,” terang Rahmat.
Foto Kadisbudpar Kabupaten Bogor, Rahmat Sujana bersama pengusaha asal Yaman
Sementara itu, Perwakilan Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Yaman, Abdul Mun’im mengatakan, pemberitaan tentang potensi wisata di Indonesia, khususnya wilayah Kabupaten Bogor kurang di tonjolkan sehingga orang Timur Tengah khusus nya Yaman lebih memilih negara lain sebagai tempat berlibur.
” Dengan diadakan Famtrip Jurnalis dan mengajak pengusaha Yaman, mereka akan melihat langsung potensi wisata yang ada di labuaten Bogor khusus nya Puncak, dan nantinya mereka akan mengenalkan wisata di Indonesia tidak kalah dengan negara lain,” ungkapnya.
Kegiatan Famtrip Jurnalis ini memiliki beberapa tujuan tempat wisata mulai dari Eco Edu Tourism Forest di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, dan tempat wisata di Kecamatan Cisarua seperti, Curug Cilember, Telaga Warna, Bukit Paralayang dan Agro Wisata Gunung Mas dan berbase Camp di Hotel The Green Peak Puncak, Ciloto, Kabupaten Bogor.
Selain mempromosikan Pariwisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuka peluang bagi Pengusaha Timur Tengah untuk berinvestasi dalam sektor pariwisata.
Malam terakhir sesi kegiatan Famtrip Jurnalis para pengusaha asal Yaman dan Dirut PT Sayaga Wisata Supriadi Jufri, Kepala Badan Promosi pariwisata/Arsita Zainal Syafruddin, Disbudpar dan jurnalis duduk bersama membahas potensi pariwisata yang ada di kabupaten Bogor.
Kabid promosi Disbudpar mendampingi pengusaha asal Yaman di Telaga Warna
Zainal Syafruddin menerangkan, bahwa pengusaha Yaman tersebut telah sepakat berinvestasi di beberapa tempat yakni di Puncak, Sentul dan kawasan Gunung Salak Endah, dengan nilai mencapai Rp 250 miliar di satu tempat.
“Tahap awal mereka memilih Puncak, karena turis arabia mayoritas berwisata ke puncak dan mereka sudah mengenal wilayah puncak dengan baik sehingga peluang besar menguntungkan jika berinvestasi disini,” ujar Zaenal.
Pengusaha Yaman, Mohammed Nasser Al Mas’abi menyambut gembira ajakan Pemkab Bogor diwakilkan PT Sayaga wisata dan tertarik berinvestasi di Puncak karena merasa seperti di rumah sendiri, karena sudah ada kampung arab dan meminta Pemkab Bogor memudahkan regulasi dalam hal perijinan.
“Orang timur tengah kalau liburan ke Indonesia pasti ke Puncak, tapi yang disayangkan adalah kemacetan sehingga kebijakan aturan buka tutup lalu lintas menuju puncak, hal ini salah satu yang bisa merugikan Pengusaha asing jika berinvestasi dikawasan puncak, jika pemkab Bogor bisa menanggulangin lalu lintas lebih baik dari yang sekarang nilai invenstasi kami akan naikan dari hasil MOU saat ini,” pungkasnya. (Rie)
Editor : Endi
