Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

Disdik Kabupaten Bogor Luncurkan Program Penanganan Anak Tidak Sekolah di Kecamatan Kemang

×

Disdik Kabupaten Bogor Luncurkan Program Penanganan Anak Tidak Sekolah di Kecamatan Kemang

Sebarkan artikel ini

Kemang, BogorUpdate.com – Guna meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS), Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengadakan program pilot project pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kecamatan Kemang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Dr. Rusliandy, menjelaskan, tujuan program ini untuk melakukan identifikasi data ATS dan data warga yang belum mengenyam layanan pendidikan di wilayah.

“Sebelumnya pendataan peserta didik ATS yaitu Drop Out, Lulus Tidak Melanjutkan (LTM) dilakukan oleh sekolah. Namun, melalui program ini pendataan akan dilakukan menyeluruh hingga tingkat RT yang melibatkan prangkat kecamatan, hingga desa,” jelasnya.

Lanjutnya, nantinya dengan memanfaatkan jaringan komunikasi prangkat RT/RW akan melakukan door to door ke warga untuk melakukan identifikasi dan verifikasi.

“Identifikasi bukan lagi hanya sebatas melalui data sistem, namun benar benar rumah ke rumah di setiap RT. Dimana Disdik telah berkerjasama dengan Pihak Kecamatan Kemang, hingga desa perihal sistem verifikasi dan validasi yang akan terintergrasi secara langsung,” ungkap Rusliandy.

Dipaparkan Rusliandy, nantinya dari data ATS yaitu DO, LTM dan warga yang sama sekali belum menerima pendidikan, maka akan diarahkan untuk mengikuti layanan di satuan pendidikan wilayah.

“Jika dalam katagori usia sekolah formal, maka akan dimasukan ke satuan pendidikan jenjang SD atau SMP, namun jika usianya sudah diluar batas usia formal, maka akan diikutisertakan pelyanan pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk pembelajaran Kesetaraan Paket A,B dan C,” paparnya.

Sekretaris Kecamatan Kemang, Budi Riva mengatakan, pihaknya sangat mendukung program penanganan APS di wilayahnya.

“Tentu hal ini wajib didikung oleh semua pihak , mengingat Kemang merupakan salah satu daerah kecamatan penyangga ibu kota, dimana pihak kami telah mengadakan sosialisasi kepada perangkat desa untuk mulai menjalankan program ini,” katanya.

Sambung Budi, dengan adanya program ini besar harapan seluruh warganya dapat mengenyam layanan pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *