Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeHukum & Kriminal

Disnaker Jabar Investigasi Ambruknya Proyek Boxies 123 di Kota Bogor

×

Disnaker Jabar Investigasi Ambruknya Proyek Boxies 123 di Kota Bogor

Sebarkan artikel ini

 

BOGORUPDATE.COM – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Pemprov Jabar turun gunung untuk mengecek proyek Boxies 123 dan melakukan investigasi atas insiden ambruknya sebagian bangunan yang melukai dua pegawai proyeknya.

 

Pengawas Ketenagakerjaan Pemprov Jabar wilayah 1 Bogor, Sofia mengatakan, kecelakaan kerja terjadi akibat kontruksinya kurang baik ketika pemasangannya, sehingga terjadi ambruk dan menimpa para pekerja.

 

“Kami akan melakukan investigasi dan mendata kecelakaan kerja, meminta berita acara laporan kejadian dan penanganan kontrol kerja sesuai Permenaker yang ada. Korban ada 2 orang mengalami luka luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Sofia, Rabu (16/01/19)

 

Terkait adanya peristiwa kecelakaan itu kata dia, aktifitas pembangunan bisa dihentikan total, tergantung hasil investigasi. “Kalau di stop yaa bisa saja, nanti sesuai dengan hasil investigasi di lapangan,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan, pihaknya rutin melakukan pengawasan di lapangan. Bahkan pihaknta terakhir melakukan pengawasan ke lokasi proyek pada Desember 2018 lalu.

 

“Protap pengawasan dilakukan setahun sekali, namun tergantung project pembangunannya. Terakhir pengawasan bulan Desember lalu. Kalau ada pelanggaran, tentu akan ada sanksi bagi mereka,” tegasnya.

 

Sementara Project Pusat PT Rekagunatek Persada, Efendi Simajuntak mengatakan, insiden terjadi area mall Lantai 1 ke lantai 2 pada saat pekerjaan pengecekan begisting.

 

“Secara teknis pekerja harus menyetel dan dilonggarkan naik turun. Kemungkinan pekerja tidak kencang setelah menyetel. Ada beberapa frame (skapolding) bergerak sehingga bergeser karena ada beben teriplek, sehingga begisting ikut bergerak ke bawah,’ katanya.

 

Diakuinya, dalam insiden itu ada beberapa korban tapi tidak meninggal dunia, yang ada dua korban mengalami luka dikaki dan dipinggang dan sudah evakusi ke RS dan yang tiga mengalami luka memar hanya luka benturan di bagian kaki.

 

“Intinya perusahaan sudah berupaya tanggap dan mudah-mudahan tidak terulang. Semua akan dicek untuk memastikan ketika pasangan,” jelasnya.

 

Dia menegaskan, insiden itu memang ada kelalaian pegawai dalam melaksanakan teknis dilapangan, tapi dia berjanji kedepan akan memingkatkan pengawasn dan melakukan pengecekan setiap bidang pekerjaan suaya tidak lagi terjadi peristiwa serupa. (As)

 

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *