Klapanunggal, BogorUpdate.com – Program Pengabdian kepada Masyarakat “Dosen Pulang Kampung” IPB Tahun 2025 yang diketuai oleh Sri Mulatsih bersama anggota tim: Wiwiek Rindayati, Dian Verawati Panjaitan, Muhamad Baihaqi, Muh. Fahmi Adriansyah Prins, dan Muhammad Anhar, telah dilaksanakan pada 27 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana dosen secara aktif menerapkan hasil riset dan keilmuan kepada masyarakat sebagai kontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di dua lokasi Peternakan Domba YABAM (Desa Leuwikaret, Klapanunggal, Kabupaten Bogor) dan Rumah Yatim dan Dhuafa YABAM (Cilodong, Kota Depok). Program ini melibatkan 28 peserta, yang terdiri dari masyarakat dan para santri binaan YABAM.
Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah sistem SATURI (SApih TUjuh puRI), yakni metode penggemukan anak domba sapih selama 70 hari.
Sistem ini melibatkan pemberian pakan khusus, manajemen pemeliharaan yang baik, serta monitoring pertumbuhan yang intensif, untuk menghasilkan daging domba berkualitas tinggi yang cocok untuk olahan sate.
Model SATURI juga menerapkan prinsip ekonomi sirkuler, dengan memanfaatkan limbah hasil pemeliharaan domba menjadi pupuk organik.
Limbah tersebut diolah melalui proses fermentasi atau dimanfaatkan sebagai media budidaya cacing, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
