Bogor, BogorUpdate.com, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor Eko Mujiarto mengatakan, pihaknya telah melakukan sinkronisasi data lahan di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur.
Hal ini dilakukan menyusul rencana kedatangan Menteri Kehutanan ke Desa Sukawangi. Menurut Eko, sinkronisasi ini dilakukan bersama pemerintah desa setempat untuk menyesuaikan data antara tanah adat dan kawasan hutan.
Menurut Eko, hal ini perlu agar pengajuan lahan yang digarap oleh masyarakat bisa diakomodir dan dijadikan acuan agar bisa dilepaskan dari status kawasan hutan. “Jangan sampai misdata,” kata dia kepada awak media, kemarin (20/1/2026).
Eko juga menyampaikan, dalam melakukan sinkronisasi pihaknya menggunakan peta peninggalan Belanda. “Meski wilayahnya masih masih tercatat dalam peta kawasan hutan, sengan penyesuaian ini pemerintah bisa memberikan rekomendasi khusus agar lahan-lahan tersebut dibebaskan,” terang Eko.
Berdasarkan data DPKP, setidaknya ada sekitar 75 desa di 22 kecamatan yang lahannya diklaim masuk dalam kawasan hutan.(ayu)













