Citeureup, BogorUpdate.com
Menindaklanjuti program Infrastruktur Livelihood, Pemerintah Desa Sukahati Kecamatan Citeureup menggelar Fokus Group Diskusi (FGD) bahas terkait Rumah Industri yang akan diberikan Kementrian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bertempat di Aula desa setempat, Jumat (13/3/20).
Dari informasi yang dihimpun, di Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor ada Dua desa yang bakal mendapatkan bantuan Rumah Industri dari kementrian PUPR melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Dua desa yang mendapat bantuan ini diantaranya Desa Sukahati dan Desa Pasirmukti.
“Tujuan dari bantuan rumah produksi ini, nantinya untuk pengembangan UMKM lebih meningkat lagi. Baik cara penanngamnnya, maupun pemasarannya,” kata Kepala Desa Sukahati, H.Endang Gunawan kepada bogorupdate.com usai acara.
Endang menjelaskan, lebih lanjut lagi kedepan bahwa desanya ditargetkan bakal menjadi destinasi wisata tentang program industri.
“Alhamdulillah kami lebih tertarik dengan program ini, karena bisa meningkatkan penghasilan masyarakat setempat nantinya,” paparnya.
Sekertaris Desa Sukahati Antoni menjelaskan jika melalui Forum Group Diskusi ini, ada nilai positip yang didapat bersama. Baik itu, pengetahuan maupun cara pandang semua pihak dalam mewujudkan tujuan bersama.

“Intinya dari kelengkapan berkas yang ada, secara bersama akan menggoal kan program infrastruktur livehood ini untuk secepatnya dapat terealisasikan,” kata Antoni, usai diskusi bersama para pelaku UMKM yang juga dihadiri pihak Kotaku Kabupaten Bogor, para mahasiswa dan Dosen Ibnu Kaldun yang diundang sebagai nara sumber.
Sementara untuk Desa Sukahati sudah menyiapkan lahan untuk persiapan rumah industri tersebut. Meski tidak berdekatan dengan kantor pemerintah desa, namun pemerintah desa setempat optimis akan berjalan sesuai dengan yang di harapkan.
“Ada Dua Ribu meter. Kita siapkan jika sudah maju akan diperluas bersama BUMDes nantinya,” jelasnya.
Kepala Desa Pasirmukti, Kamaludin mengatakan pada perencanaan UMKM logam nantinya bisa terintegrasi.
“Mininmal kalau tersentral di satu gedung, para pengrajin logam dari berbagai prodak bisa lebih meningkat lagi,” ujarnya.
Kamal mengaku, bantuan dari Kementrian PUPR ini, dalam bentuk Rumah Industri. Sehingga, para pelaku UMKM nanti bisa disatu titik kan baik produsi maupun pemasarannya.
“Alhamdulillah, di Desa Pasirmukti Lahan sudah disediakan 4000 meter. Ini merupakan hibah dari Kebun Wisata Pasirmukti untuk rumah industri nanti,” tukasnya. (cek)
Editor : Endi






