Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

Dukung Program Botak, DPRD: Pemkot Harus Cari Pengganti Kantong Plastik

×

Dukung Program Botak, DPRD: Pemkot Harus Cari Pengganti Kantong Plastik

Sebarkan artikel ini

Foto ilustrasi belanja di mall

 

BogorUpdate.com – Program Kota Bogor Tanpa Kantong Plastik (Botak) yang sudah digulirkan sejak Desember 2018 lalu, hingga saat ini belum ada evaluasi dari pihak Pemerintah Kota Bogor.

 

Padahal program tersebut kerap dikeluhkan masyarakat, karena kerepotan saat berbelanja, sebab di tempat perbelanjaan modern tidak lagi disediakan kantong plastik.

 

Hal tersebut membuat kalangan legislatif kritik program Walikota Bogor Bima Arya yang dikuatkan melalui produk perwali itu.

 

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bogor Abuzar Usman menilai secara umum program Botak sangat baik, karena merupakan salah satu upaya Pemkot Bogor dalam mengurangi sampah plastik.

 

Tetapi kata dia, supaya masyarakat tetap terlayani, maka seharusnya Pemkot Bogor juga menyiapkan bahan pengganti plastik yang bisa diurai oleh alam dan bisa mudah didapat sama warga.

 

Menurut dia, Program Botak yang digaungkan Perintah masih menyisakan masalah. Karena faktanya banyak warga yang ngeluh karena kesulitan mendapatkan plastik saat berbelanja.

 

Sedangkan pemkot sejauh ini tidak bisa memfasilitasi kebutuhan warga untuk mendapatkan pengganti kantong plastik bagi konsumen supermarket atau minimarket.

 

Abuzar mengaku, pihaknya belum melihat secara spesifik pengganti kantong plastik itu seperti apa. Tetapi bahannya yang jelas harus bisa di urai oleh alam. Sedangkan bahan pengganti plastik yang sekarang sudah beredar itu belum ada rekomendasi ahli ahli atau kajiannya.

 

Ia meminta, Dinas perdagangan dan Pemkot juga harus mengontrol bahan pengganti kantong plastik itu bisa diurai oleh alam atau tidak.

 

“Sampai saat ini yang beredar dijual sebagai pengganti plastik itu adalah goodibag yang belum ada kajian bisa diurai oleh alam,” jelasnya.

 

Tetapi lanjut Politisi PKS itu, secara prinsip pihaknya mendukung program Botak dan program itupun masih parsial di swalayan dan mini market saja, tetapi di pasar pasar tradisional, warung kelontong juga masih menggunakan plastik.

 

“Pemkot sudah mensosialisasikan program itu, artinya masyarakat harus mendukung. Ini obyektif karena memang sangat bermanfaat untuk dampak jangka panjang terhadap lingkungan, tetapi pengganti kantong plastik yang bisa diurai oleh alam juga harus disiapkan,” tambah dia

 

Ia juga menegaskan, Pemkot Bogor juga harus melakukan evaluasi pelaksanannya, apabila positif maka perlu diperluas secara bertahap di titik-titik dan area yang memungkinkan dilaksanakan.

 

“Kalau sekarang cluster menyasar lokasi yang modern, kedepan bisa memungkinkan di kelompok masyarakat lain, program itu langkah maju dari Pemkot Bogor dan kami akan mengawasinya,” pungkasnya. (As)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *