Bogor RayaHomeNewsPendidikan

Eksplor Literasi, Buku IPB Press Tembus Beberapa Negara

Pendidikan, BogorUpdate.com
Eksplor literasi bisa terus berkembang dengan adanya berbagai dukungan dari berbagai stakeholder terkait. Misi untuk menyebarkan publikasi ke seluruh dunia harus menjadi tujuan bersama. Oleh karena itu, IPB Press sebagai penerbit perguruan tinggi sangat bersemangat untuk menjadi penghubung pakar-pakar keilmuan dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dan hasil risetnya.

“Kami sudah melakukan kemitraan dengan Platform Google Book. Ini merupakan salah satu awal pemasaran yang tepat karena Google tentunya memiliki jaringan pasar internasional yang besar dan terus berkembang,” ujar Direktur IPB Press, Erick Wahyudyono.

banner 300x600

Dengan memanfaatkan pasar ini, lanjutnya, IPB Press telah mencapai kemajuan untuk menyebarkan literasi ke seluruh penjuru Indonesia. Bahkan sudah ada lima negara yang membeli buku-buku elektronik IPB Press. Yaitu Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Filipina, dan Jerman. Jumlah pembelian dan tingkat kunjungan toko daring IPB Press yang masih beragam.

“Selain buku elektronik, pada periode tahun sebelumnya (2020) IPB Press juga berhasil menjual buku cetak ke berbagai negara. Yaitu Malaysia, Singapura dan Jepang. Pada akhir tahun ini, IPB Press akan mengirimkan buku terbitannya ke Myanmar dan Vietnam,” imbuhnya.

Menurutnya, IPB Press akan terus berupaya agar bisa mencapai penyebaran internasional yang lebih luas dan angka penjualan yang optimal. Fakta bahwa buku-buku ini bisa diakses oleh pembaca di negara lain merupakan suatu pencapaian dan memberikan kejelasan bahwa peluang ekspor literasi sangat besar dan masih dapat terus dikembangkan.

“IPB Press sangat berharap mendapat dukungan dari para pakar keilmuan, khususnya yang berada di IPB University agar bisa terus mengembangkan program ekspor literasi. IPB Press yakin pemikiran dan hasil riset dari Indonesia, khususnya IPB University, memiliki nilai yang baik dan dibutuhkan oleh masyarakat internasional,” katanya.

Ia menambahkan bahwa, dengan semakin banyak literasi berbahasa asing, akan lebih banyak menjangkau pasar internasional.

“IPB Press mulai mengembangkan berbagai program alih bahasa untuk literasi-literasi karya para pakar keilmuan. Tujuannya untuk memperbanyak katalog literasi berbahasa asing,” tuturnya.

Namun, lanjutnya, bukan berarti bahwa Bahasa Indonesia tidak dilirik di pasar internasional. Buku-buku berbahasa Indonesia tentu saja masih dapat diminati oleh diaspora-diaspora Indonesia di berbagai negara. Hal ini juga dapat mempermudah akses diaspora Indonesia yang kesulitan mencari literasi berbahasa Indonesia di negeri orang.

Menurutnya, hingga awal Oktober 2021, IPB Press telah berhasil memberikan 529 judul buku digital yang telah dipasarkan ke seluruh dunia, total 1.218 copy yang terjual. Tentu saja, hal ini belum mencapai hasil yang memuaskan.

“IPB Press berharap dapat terus meningkatkan sumberdaya literasi sebagai komoditas ekspor ke seluruh penjuru dunia dengan meningkatkan jumlah judul buku digital pada platform Google Book IPB Press. Mari bersama sukseskan program ekspor literasi, IPB Press siap bekerja sama memberikan pelayanan terbaik kepada Bapak/Ibu Dosen, peneliti dan para guru besar untuk mempublikasikan dan menerbitkan karyanya di IPB Press. Salam literasi,” tutupnya.

Exit mobile version