Bogor RayaHomeNewsPeristiwa

Ferry Irawan Warga Kota Bogor Korban Pesawat ATR 42-500, Dikenal Aktif di Lingkungan dan Sering Titip Anak ke Ketua RT

Kediman Ferry Irawan korban Pesawat ATR 42-500. (Abizar/Bogorupdate)

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Kabar duka menyelimuti warga perumahan Mina Bhakti, RT 06 RW 03, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Setelah diketahui salah satu warganya, Ferry Irawan, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dipastikan menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaurung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/26).

Hingga kini, keberadaan Ferry masih belum diketahui, sementara doa dan harapan terus mengalir dari tetangga dan kerabat agar ia segera ditemukan.

Ketua RT 006 RW 03, Ari Fakhrizal, mengenang Fery sebagai pribadi yang baik, ramah, dan aktif dalam kegiatan masyarakat. Selama tinggal di lingkungan tersebut, Ferry kerap terlibat dalam berbagai aktivitas warga, termasuk kegiatan keagamaan di masjid.

“Pak Ferry orangnya baik, ramah, dan aktif bermasyarakat. Dulu beliau sering ikut kegiatan warga dan juga aktif di masjid,” ujar Ari saat ditemui pada Minggu,18 Januari 2026.

Menurut Ari, intensitas kebersamaan Ferry dengan warga mulai berkurang sejak yang bersangkutan bekerja sebagai pengawas. Kesibukan pekerjaan membuatnya sering ke luar daerah dan hanya sempat pulang saat akhir pekan.

“Sejak beliau jadi pengawas, hampir setiap minggu keluar daerah. Biasanya pulang hari Minggu, itu pun sore sudah berangkat lagi,” tuturnya.

Meski jarang berada di rumah, komunikasi Ferry dengan warga tetap terjalin, terutama terkait keluarga. Ari mengungkapkan, Ferry kerap menitipkan pesan agar warga ikut mengawasi anak-anaknya yang sering bermain di lingkungan sekitar.

“Beliau titip supaya kami ikut menjaga anak-anaknya, karena mereka sering main di sini dan beliau jarang ada di rumah,” ungkap Ari.

Ari juga mengenang momen kedekatannya dengan Ferry pada tahun 2018, saat Ferry dipercaya menjadi Ketua Panitia Qurban. Kala itu, Ferry dinilai sangat aktif dan dekat dengan warga.

Kabar mengenai keterlibatan Ferry sebagai penumpang pesawat yang jatuh diterima warga pada Sabtu sore. Informasi tersebut disampaikan oleh seorang pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang juga tinggal di lingkungan tersebut.

“Sekitar pukul 17.00 WIB kami dapat kabar, disebutkan bahwa salah satu penumpang pesawat itu atas nama Ferry Irawan,” jelas Ari.

Saat ini, keluarga Ferry berada di Bekasi sambil menunggu informasi lanjutan. Di rumahnya, Ferry tinggal bersama istri dan dua anak laki-lakinya yang masih duduk di bangku SMP kelas 2 dan SD kelas 4. Sesekali, ibunda dan saudaranya juga menginap di rumah tersebut.

Seluruh warga RT 06 RW 03 pun turut mendoakan agar Ferry Irawan segera ditemukan. Mereka berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian ini.

“Kami sebagai tetangga terdekat sangat berharap beliau bisa segera ditemukan. Kami terus berdoa agar keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan,” tutup Ari. (Abizar)

Exit mobile version