Cibinong – Bogor Update
Ratusan mahasiswa dari forum mahasiswa bogor (FMB) dan Badan eksekutif mahasiswa (BEM) Sebogor Raya, memggelar aksi long march dari gedung DPD KNPI untuk mengeruduk gedung pemkab Bogor dalam momentum hari anti korupsi internasional, rabu (13/11/17).
“Long march diwarnai dengam orasi-orasi mengingat kan kepada dinas-dinas bahaya lanten korupsi,” kata kordinator aksi, Erik Setiawan kepada bogorupdate.com.
Erik menambahkan, aksi di momentum hari anti korupsi internasional ini, dengan tujuan mendesak kepada seluruh pimpinan Pemkab Bogor, untuk mempertanyakan komitmenya dalam membrantas kasus korupsi.
“Karena sampai hari ini banyak pimpinan baik eksekutif, legislatif dan yudikatif yang terindikasi terlibat dalam paktek-praktek korupsi dan kami meminta kepada Bupati Bogor, harus berkomitmen dalam mewujdkan reformasi birokrasi menuju pemerintahan baik dan bersih,” tegas Erik.
Karenanya, kata Erik, sampai saat ini masih maraknya praktek-praktek korupsi, dan ini merupakan penyakit buruk yg terjadi di kabupaten bogor serta merupakan bukti kegagalan Bupati Bogor dalam memimpin,” Bebernya.
Hal senada juga dikatakan Ketua FMB Sabri Maulana mengatakan, aksi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa peduli terhadap Kabupaten Bogor.
“Kami tidak mau bumi tegar beriman ini di nodai oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kami disini mendesak keras kepada kedjari dan polres segera selaikan kasus-kasus yang mandek,” ujar Sabri.
Banyak instansi-instansi yang terindikasi korupsi seperti pembangunan RSUD Leuwiliang, Kantor kecamatan Sukajaya, stadion pakansari, BUMD, infrastruktur jalan dan Dana desa.
” Tapi ironisnya trias politika yaitu Eksekutif, Legislatif, yudikatif tidak serius menangani kasus korupsi ini. Tegakan supremasi hukum seadil-adil nya jangan sampai hukum tumpul ke atas tajam ke bawah, Jangan sampai hukum sosial yang menjerat,” tukasnya. (SEP)
Editor: Endi
