Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Hanya Ada Satu Calon, Bernard Dwiputra Chandra Dipastikan jadi Ketua HIPMI Kabupaten Bogor

×

Hanya Ada Satu Calon, Bernard Dwiputra Chandra Dipastikan jadi Ketua HIPMI Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini

Bernard Dwiputra Chandra Dipastikan jadi Ketua HIPMI Kabupaten Bogor. (Bogorupdate)

Babakan Madang, BogorUpdate.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) V Kabupaten Bogor, resmi digelar di Hotel Lorin, Sentul, pada Sabtu, 18 Jumat 2026.

Agenda utama Muscab HIPMI V Kabupaten Bogor, ini selain soal program kerja juga mengagendakan pemilihan ketua umum baru periode 2026-2029.

Dalam muscab kali, Bernard Dwiputra Chandra menjadi calon kuat ketua umum untuk menggantikan Akhmad Hidayat.

Hadir dalam acara tersebut Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, Ketua BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor, KH. Agus Salim, Ketua KORMI, Rike Iskandar dan sejumlah ketua BPC HIPMI se-Jawa Barat.

Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, mengapresiasi pelaksanaan muscab ini.

Ia menyebut, Muscab HIPMI Kabupaten Bogor, ini merupakan yang terbaik di Jawa Barat, karena mampu menjaga kondusifitas.

“Caketum (calon ketua umum) hanya satu, mungkin seluruh pengurus sudah bermusyawarah atau bermufakat,” kata Radityo.

Pengusaha muda, yang juga menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan ini juga menekankan agar HIPMI bisa mengeluarkan ide-ide dan inovasinya dalam pengembangan organisasi.

Menurut Radityo, sebagai pengusaha muda, khususnya mereka yang tergabung dalam HIPMI harus bisa mengasah kemampuan, dan melakukan olah-olah yang sifatnya positif.

“Pengusaha itu harus bisa mengolah, olah bahan mentah menjadi bahan jadi,” ujar Radityo.

Pada kesempatan itu juga, Radityo mengatakan bahwa sebagai pengusaha muda yang ada di Kabupaten Bogor harus mampu secara cerdik dan cerdas membaca visi misi kepala daerah.

“Pengusaha muda harus bisa menterjemahkan visi dan misi kepala daerah secara utuh, kemana akan melaju,” kata Radityo.

Radityo juga berpesan agar seluruh pengurus HIPMI Kabupaten Bogor, harus membuat program yang selaras, konstruktif dan adaptif. Ia juga mendorong agar seluruh pengusaha muda  tidak selalu berorientasi pada uang, atau profit, tetapi bagaimana mendapatkannya secara value, yaitu kedekatan.

“Saya berharap ketua HIPMI Kabupaten Bogor yang baru mampu melanjutka program kerja dari pengurus lama secara estafet,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan seputar pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, salah satunya infrastruktur jalan, jalan Malasari, dan Bomang.

Menurut Ajat, Bupati Bogor saat ini tengah fokus dalam pembenahan wilayah, baik di selatan, barat, utara maupun timur. Namun, kata dia, hal itu tidak bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan APBD saja.

“Harus ada gotong royong, dan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk para pengusaha muda. Saya berharap HIPMI bisa ikut berperan,” terang Ajat.

Ia juga menekankan bahwa kepala daerah bisa menjalin kolaborasi dengan HIPMI. “pak bupati ingin HIPMI bukan menjadi seperti pemancing, tetapi pemburu. Bagaimana membuat strategi agar visi dan misi Kabupaten Bogor bisa tercapai,” imbuh Ajat.

Sementara itu, Ketua HIPMI Kabupaten Bogor periode 2023-2026 Akhmad Hidayat, menyampaikan bahwa muscab kali ini selain untuk memilih ketua baru juga untuk meningkatkan sinergitas para pengusaha muda, stakeholder dan pemerintah daerah.

“Bagaimanapun, seperti yang disampaikan pak bupati melalui pak sekda, Kabupaten Bogor tidak bisa berdiri sendiri, dan membutuhkan kolaborasi serta sinergitas dengan berbagai pihak, termasuk HIPMI,” kata pria yang akrab disapa Daday ini.

Daday juga mengatakan bahwa Bupati Bogor selalu memberikan ruang kepada HIPMI untuk selalu berkontribusi untuk pembangunan di Kabupaten Bogor. (Sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *