Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Jejak Monumental Rudy Susmanto

×

Jejak Monumental Rudy Susmanto

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi kopi pait. (Bodet)

KOPI PAIT
Oleh : Asep Syahmid

Opini, BogorUpdate.com – Rudy Susmanto merupakan sosok Bupati Bogor yang penuh dengan sejarah. Sejak awal dilantik bersama Ade Ruhandi atau Jaro Ade sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode 2025-20230, sudah masuk dalam sejarah nasional.

Karena, untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, semua Kepala Daerah baik Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota se Indonesia dilantik secara langsung oleh Presiden Indonesia, H. Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (20/2/2025) dan itu merupakan sejarah besar dalam pelantikan kepala daerah.

Ada 961 pejabat yang terdiri dari 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, serta 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota yang jadi bagian sejarah pelantikan kepala daerah se Indoensia di Istana Negara oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.

Pasca pelantikannya sebagai orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman, alumni SMAN 1 Kertasura dan Universitas Muhammadiyah Surakarta langsung fokus bekerja membangun Kabupaten Bogor pada semua sektor.

Putra seorang Prajurit TNI AD asal Majalaya Jawa Barat dan Ibu dari Sumedang tersebut langsung melakukan banyak terobosan yang monumental dalam tahun pertamanya sebagai Bupati Bogor periode 2025-2030.

Karya karya monumental Rudy Susmanto pada tahun pertamanya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bogor benar-benar membuat takjub semua masyarakat Bumi Tegar Beriman dan juga masyarakat luar Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto yang selalu mengatakan “Babarengan Ngabangun Bogor” adalah energi besar yang bisa mewujudkan Spirit Kuta Udaya Wangsa yang menjadi slogan Kabupaten Bogor dari dulu yang kini dibangkitkan lagi olehnya.

Dalam membangun Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menggabungkan nilai-nilai Kebangsaan dan pelestarian budaya Jawa Barat yang harus tetap lestari serta tak lupa bersinergi dan bersilaturahmi dengan para tokoh atau kepala daerah Kabupaten Bogor sebelumnya jadi bagian dalam kebersamaan membangun Bumi Tegar Beriman.

Nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme bisa terlihat dari penamaan nama-nama Pahlawan Nasional ataupun pejuang Kabupaten Bogor dalam nama gedung, ruang rapat, nama-nama jalan.

Hal tersebut menjadi sangat penting dan punya nilai edukatif dan histori karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa-jasa besar para Pahlawannya.

Tak hanya itu, pemasangan lampu-lampu bewarna Merah Putih yang ada di seputar jalan raya di Ibukota Kabupaten Bogor dan area Pakansari Sport Centre itu punya makna yang sakral dalam menanamkan rasa cinta kita semua termasuk generasi muda pada lambang dan identitas Indonesia yakni bendera Merah Putih.
Rudy Susmanto juga punya perhatian yang sangat tinggi pada bidang keagamaan dengan membangun Masjid Raya Nurul Wathon atau Masjid Raya Kabupaten Bogor.

Pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon ini menjadi jejak monumental yang paling besejarah. Apalagi nantinya disekitar Masjid tersebut akan dibangun Embarkasi mandiri bagi para jamaah haji di Bogor Raya.

Keberadaan Masjid Raya Nurul Wathon yang tak jauh dari area Pakansari Sport Center atau Gelora Pakansari ini menjadi bukti nyata Rudy Susmanto ingin membuktikan Keistimewaan Kabupaten Bogor dengan spirit Kuta Udaya Wangsa dan Masjid Nurul Wathon juga jadi Icon baru Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto juga secara perlahan mulai merubah wajah Kabupaten Bogor dengan melakukan penataan jalan-jalan dibanyak wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

Keberadaan Tugu Helikopter dan penataan Lawang Kori, penataan kawasan Pakansari Sport Center, melanjutkan pembangunan Jalan Bomang serta pembangunan infrastruktur di banyak kecamatan menjadi jejak monumental yang sangat bagus dalam 10 bulan perjalanan Rudy Susmanto menjadi Bupati Bogor.

Tugu Helikopter yang bediri megah di jalan raya Jakarta- Bogor tentunya punya makna penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

Wasekjen DPP Partai Gerindra ini juga punya rasa cinta yang tinggi pada pelestarian nilai nilai sejarah Jawa Barat atau Kabupaten Bogor yang terlihat pada pemasangan Kujang Pada Tugu Pancakarsa.

Rudy Susmanto sosok kepala daerah sangat peduli dengan kawasan Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang punya histori dengan Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Bahkan, event olahraga sepeda berskala nasional yang digelar di kawasan Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor menjadi tinta emas dan jejak Momumental Rudy Susmanto pada 10 bulan pertamanya sebagai kepala daerah Kabupaten Bogor.

Pada tahun pertamanya sebagai kepala daerah, Rudy Susmanto juga fokus pada peningkatan sarana dan prasarana olahraga dengan melakukan berbagai pembangunan dan revitalisasi sarana olahraga seperti pembenahan Stadion Pakansari, Laga Tangkas, Laga Satria, membangun Lapangan Tenis Kapten Muslihat, Lapangan Atletik PPOPM , membangun Gelanggang Olahraga Tradisional dan tahun 2026 dan 2027 berencana membangun Lapangan Tembak, Kolam Aquatic serta Wisma Atlet Disabilitas.

Selain punya jejak monumental yang membanggakan dalam 10 bulan pertamanya jadi Bupati Bogor, Rudy Susmanto juga dikenal sebagai kepala daerah yang punya perhatian serius kepada peningkatan kualitas sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi Kabupaten Bogor.

Semua program dan kebijakan yang dilakukan Rudy Susmanto dan Jaro Ade dalam menahkodai Kabupaten Bogor selama ini, bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor.

Jelang pergantian tahun, Rudy Susmanto kembali mengukir catatan sejarah baru dengan menggelar acara Doa Bersama Akhir Tahun 2025 pada hari Jumat (26 Desember 2025) di Masjid Raya Nurul Wathon atau Masjid Raya Kabupaten Bogor yang berlokasi di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Doa Bersama di Masjid Raya Nurul Wathon ini sekaligus memulai penggunaan sarana ibadah Umat Muslim termegah di Kabupaten Bogor.

Sebelum digelar acara Doa Bersama pada pukul 15:00 WIB, Masjid Raya Nurul Wathon digunakan Sholat Shubuh Berjamaah dan juga Sholat Jumat oleh Bupati Bogor, Forkopimda, pimpinan BUMD, para kepala SKPD dan elemen masyarakat lainnya.

Acara Doa Bersama ini juga termasuk salah satu jejak monumental karir Rudy Susmanto sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bogor.

Karena pada tahun-tahun sebelumnya momentum akhir tahun kerap digelar di Gedung Tegar Beriman dengan beragam acara yang dikemas dalam bingkai Refleksi Akhir Tahun.

Apa yang penulis paparkan ini mungkin hanya sebagian saja dari banyak terobosan atau maha karya yang dilakukan Rudy Susmanto bersama Jaro Ade dalam menahkodai Kapal Besar Kabupaten Bogor pada 10 bulan pertamanya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Sebagai masyarakat Kabupaten Bogor, penulis tentunya sangat menantikan kejutan-kejutan baru dilakukan Rudy Susmanto pada tahun 2026 yang akan menjadi tahun keduanya sebagai nahkoda Bumi Tegar Beriman, seperti pembangunan jalan tambang di Parung Panjang, pembangun Flyover Bomang ataupun berkolaborasi dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat dalam melanjutkan program Puncak 2 dan penataan jalan di kawasan Puncak Cisarua.

Mudah-mudahan pada eranya Rudy Susmanto dan Jaro Ade atau minimalnya pada tahun 2027 mimpi mimpi masyarakat olahraga di Kabupaten Bogor yang merindukan Kolam Aquatic, Gymnasium, Wall Climbing Outdoor atau Indoor bertaraf Internasional, Wisma Atlet Disabilitas dan juga Bogor Sport University bisa terwujud.

Mengingat Kabupaten Bogor sudah banyak venue olahraga dan juga sudah ada PPOPM, hal yang wajar jika masyarakat olahraga di Kabupaten Bogor merindukan adanya Universitas Olahraga Bogor atau Bogor Sport University. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *